Bandung (ANTARA) - West Java International Industry and Trade Expo (WIITEX) 2026 membukukan transaksi senilai Rp25,09 miliar selama tiga hari penyelenggaraan pada 12-14 Juni 2026.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Nining Yuliastiani di Bandung, Selasa, mengatakan nilai transaksi tersebut setara dengan 1,4 juta dolar AS dan berasal dari kegiatan ekspor, temu bisnis, serta lelang komoditas unggulan.

"Total transaksi yang berhasil dicatat selama tiga hari penyelenggaraan mencapai Rp25,09 miliar atau sekitar 1,4 juta dolar AS. Nilai itu merupakan gabungan dari kegiatan ekspor, temu bisnis, dan lelang komoditas," kata Nining.

Ia menjelaskan komoditas yang diperdagangkan dalam pameran tersebut meliputi teh, kopi, dan kakao sebagai produk unggulan Jawa Barat yang memiliki potensi pasar domestik maupun ekspor.

Menurut Nining, teh premium Jawa Barat menjadi salah satu komoditas yang paling diminati dalam lelang karena memiliki kualitas tinggi dan banyak digunakan sebagai bahan campuran maupun produk hilir bernilai tambah.

"Teh premium Jawa Barat mendapat respons yang sangat baik, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun pasar ekspor dari berbagai negara," ujarnya.

Ia menambahkan minat pembeli internasional terhadap komoditas unggulan Jawa Barat terus meningkat selama penyelenggaraan WIITEX 2026.

Awalnya terdapat perwakilan dari 11 negara yang terdaftar mengikuti temu bisnis, namun jumlah tersebut bertambah menjadi 14 negara selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, sekitar 80 pembeli dan penjual berpartisipasi secara hibrida, baik melalui pertemuan langsung maupun daring.

Nining menilai WIITEX menjadi sarana efektif untuk mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli, penjual, dan eksportir dari berbagai negara.

"Mereka dapat menemukan berbagai komoditas unggulan yang telah melalui proses kurasi kualitas dan kuantitas sehingga memberikan keyakinan untuk melanjutkan kerja sama bisnis," katanya.

Menurut dia, penyelenggaraan WIITEX diharapkan dapat memperluas pasar produk unggulan Jawa Barat sekaligus meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai standar mutu, keberlanjutan, dan kebutuhan pasar global.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berharap jejaring bisnis yang terbentuk, peluang perdagangan yang tercipta, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui WIITEX dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri, perdagangan, dan perekonomian daerah.
 



Pewarta: RPG
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026