Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat meminta Pemerintah Kota Cirebon memfokuskan pembangunan pada upaya menurunkan angka kemiskinan dan ketimpangan ekonomi setelah mencatat capaian positif pada sejumlah indikator makro daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman di Cirebon, Selasa, mengatakan Kota Cirebon saat ini berada pada jalur pembangunan yang baik dengan berbagai indikator yang menunjukkan tren positif.

Ia menyebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Cirebon telah mencapai 78,99, sedangkan tingkat pengangguran pada angka 6,41 persen.

Selain itu, kata dia, Kota Cirebon mampu mengendalikan inflasi sehingga harga kebutuhan pokok relatif terjangkau dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Herman mengatakan capaian tersebut turut mendapat apresiasi dari pemerintah pusat, terutama dalam aspek pengendalian inflasi daerah.

"Pak Mendagri memberikan apresiasi ke Cirebon sebagai salah satu kota di Indonesia dengan pengendalian inflasi terbaik," katanya.

Meski demikian, Pemprov Jabar menilai masih terdapat pekerjaan rumah yang perlu dipercepat, terutama dalam menekan angka kemiskinan dan memperkecil kesenjangan ekonomi masyarakat.

"Yang sudah baik dijaga dan dikembangkan terus, sedangkan yang harus dipacu adalah penurunan angka kemiskinan dan penurunan indeks gini," ujarnya.

Ia optimistis target tersebut dapat dicapai melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat.

Ia menegaskan pembangunan daerah membutuhkan kerja bersama karena tidak dapat dilakukan secara parsial oleh satu pihak.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo mengatakan pengurangan kemiskinan menjadi salah satu prioritas yang terus diupayakan pemerintah daerah melalui berbagai program yang disusun secara kolaboratif.

Ia menambahkan semangat kebersamaan yang diusung dalam peringatan Hari Jadi Ke-599 Cirebon harus menjadi modal mempercepat pembangunan daerah.

Ia mengatakan seluruh unsur pemerintah, legislatif, tokoh masyarakat, dan warga perlu terlibat aktif dalam pembangunan tanpa mengedepankan kepentingan sektoral.

"Semuanya harus bersama-sama, tidak ada lagi ego sektor maupun ego masing-masing dalam membangun Kota Cirebon," katanya.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026