Kota Bandung (ANTARA) - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung agar tetap menjaga disiplin kerja di tengah tingginya antusiasme menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026.
Farhan menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlambat masuk kerja akibat begadang menonton pertandingan sepak bola.
“Tidak ada toleransi. Kerja ya kerja,” kata Farhan dalam keterangan yang diterima di Bandung, Senin.
Menurut dia, menonton pertandingan sepak bola merupakan hal yang wajar dilakukan masyarakat, termasuk ASN, selama tidak mengganggu pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.
Ia menekankan profesionalitas ASN harus tetap dijaga meskipun euforia Piala Dunia tengah berlangsung.
“Boleh nonton, tapi jangan sampai mengganggu kinerja. Tugas tetap harus diutamakan,” ujarnya.
Farhan juga mengingatkan ASN agar tidak memanfaatkan jam kerja untuk menyaksikan pertandingan, baik secara langsung maupun melalui perangkat digital di lingkungan kantor.
Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya juga akan mengakomodasi antusiasme warga untuk membuka peluang penyelenggaraan kegiatan nonton bareng pada akhir pekan melalui kerja sama dengan TVRI.
“Kalau untuk akhir pekan, mungkin kita coba ngobrol dengan TVRI, mudah-mudahan bisa bikin acara nobar,” ujarnya.
Farhan berharap masyarakat dapat menikmati kemeriahan Piala Dunia tanpa mengabaikan kewajiban dan tanggung jawab masing-masing.
“Silakan menikmati, tapi tetap harus bertanggung jawab. Jangan sampai karena nonton, kerja jadi terganggu,” katanya.
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.