Cirebon (ANTARA) - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon, Jawa Barat, meminta penerapan sistem merit atau manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah terus disempurnakan agar mendukung pengembangan karier secara lebih adil.
Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon Agung Supirno di Cirebon, Sabtu, mengatakan penyempurnaan diperlukan seiring pelaksanaan sistem manajemen talenta yang masih terus berjalan dan berkembang di lingkungan pemerintah daerah.
Masukan tersebut, kata dia, diperoleh setelah Komisi I melakukan kunjungan kerja ke sejumlah organisasi perangkat daerah sebelum menggelar rapat kerja dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon.
Menurut dia, sejumlah ASN menyampaikan aspirasi terkait hasil penilaian dalam sistem manajemen talenta yang diterapkan saat ini.
“Pegawai merasa sudah bekerja maksimal, tetapi penilaian kinerjanya di sistem masih berada pada box lima ke bawah,” katanya.
Agung menilai masukan tersebut penting sebagai bahan evaluasi, untuk meningkatkan kualitas penerapan sistem merit di lingkungan pemerintah daerah.
Ia menegaskan DPRD mendukung penerapan sistem merit, karena menjadi instrumen penting dalam membangun birokrasi yang profesional, kompeten, dan berbasis kinerja.
Implementasi sistem tersebut, lanjut dia, perlu memperhatikan karakteristik pekerjaan dan tingkat beban kerja yang berbeda pada setiap perangkat daerah.
“Karakteristik perangkat daerah berbeda-beda. Beban kerja ASN pun berbeda-beda,” ujarnya.
Ia mencontohkan sejumlah instansi yang bertugas memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, memiliki aktivitas lapangan yang cukup tinggi sehingga pegawainya memiliki tantangan tersendiri dalam pengembangan kompetensi.
Oleh karena itu, pihaknya menekankan aspek perbedaan karakteristik pekerjaan perlu menjadi pertimbangan dalam proses penilaian manajemen talenta agar seluruh ASN memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang.
“Maka itu harus ada distribusi keadilan. Jangan sampai ada kesenjangan dalam jenjang karier ASN akibat penerapan sistem ini,” katanya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Cirebon Suwarso Budi Winarno mengatakan pihaknya terus melakukan penyempurnaan terhadap penerapan manajemen talenta, termasuk meningkatkan pemahaman ASN mengenai mekanisme dan indikator penilaian yang digunakan.
"Untuk mendukung upaya tersebut, kami mulai melakukan sosialisasi secara langsung ke perangkat daerah dan menyiapkan layanan konsultasi bagi ASN," katanya.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.