Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Garut, Jawa Barat, membangun sumur bor atau artesis untuk membantu pemenuhan air bagi lahan pertanian guna menghadapi musim kemarau sehingga tetap produktif dalam rangka menjaga ketahanan pangan di Kecamatan Wanaraja.

"Bantuan artesis dari Polres Garut ini sementara baru satu, mulai dibangun di Wanaraja," kata Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi di Garut, Kamis.

Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tingkat Polres Garut melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial Polri untuk masyarakat dengan melakukan pengeboran sumur artesis pada lahan budi daya jagung di Kampung Samanggen, Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja.

Proses pembangunan artesis tersebut, kata dia, dilakukan secara gotong royong melibatkan aparatur kecamatan, desa, TNI, Dinas Pertanian, kelompok tani, masyarakat, dan penggarap lahan PT Agro Jabar.

Ia menyampaikan kegiatan pengeboran sumur artesis merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan membantu memenuhi kebutuhan air saat dilanda kekeringan dampak kemarau.

"Ini dapat membantu mengantisipasi dampak kekeringan yang berpotensi terjadi pada musim kemarau," katanya.

Ia berharap bantuan Polri tersebut dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya petani dalam menjaga kegiatan pertanian tetap berjalan.

Upaya menjaga sumber air itu, lanjut dia, merupakan faktor penting bagi keberlangsungan sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat petani, untuk itu keberadaan artesis bisa dimanfaatkan dengan baik.

"Diharapkan sumur artesis ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung produktivitas pertanian maupun kebutuhan masyarakat sehari-hari," katanya.

Camat Wanaraja Fahmi Fauzi mengapresiasi gerakan Polri yang berinisiatif membantu masyarakat melalui program pembangunan sarana sumber air untuk memenuhi kebutuhan air pertanian maupun masyarakat sekitar.

Keberadaan sumur artesis tersebut, kata dia, akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya saat ini sedang menghadapi musim kemarau yang sering menyebabkan keterbatasan pasokan air.

 



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026