Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menggencarkan sosialisasi larangan membersihkan sampah dengan cara dibakar selama musim kemarau guna mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan dan hutan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cianjur Samudra Wira Purnama di Cianjur, Selasa, mengatakan, kebakaran hutan dan lahan yang cukup besar pernah melanda Cianjur pada tahun 2023.

Titik kebakaran terbanyak terjadi di Kecamatan Cugenang dan Cilaku, sedangkan dua tahun setelahnya atau 2024-2025 tidak ada laporan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi, di mana kebakaran dipicu pembakaran sampah dan puntung rokok.

"Memasuki musim kemarau yang diprediksi akan terjadi cukup panjang dan lebih cepat, harus diwaspadai masyarakat di seluruh wilayah Cianjur termasuk Cugenang dan Cilaku, jangan membakar sampah saat melakukan aksi bersih-bersih," katanya.

Masyarakat juga dilarang membuang puntung rokok sembarangan serta tidak membersihkan ladang dengan cara dibakar karena dapat menyebabkan terjadinya kebakaran lahan dan hutan yang terletak berdekatan dengan perkampungan warga.

Selain menggencarkan sosialisasi hingga ke pelosok, pihaknya melakukan koordinasi dengan dinas terkait seperti Damkar Cianjur, Perumdam Cianjur, dan dinas terkait lainnya guna melakukan penanganan cepat ketika terjadi bencana.

Bahkan Pemkab Cianjur telah mengeluarkan surat imbauan ke seluruh wilayah mulai dari utara hingga selatan guna melakukan berbagai langkah antisipasi saat terjadi kemarau termasuk memasang bak penampungan dan membuat embung air.

"Berdasarkan data BMKG sekitar 26,6 persen zona musim di Indonesia sudah mulai musim kemarau, di mana sejumlah wilayah termasuk Cianjur terlihat pada Hari Tanpa Hujan yang mulai mendominasi kategori panjang 21 sampai 30 hari," katanya.

Berbagai langkah pemetaan dan mitigasi telah disiapkan termasuk berkoordinasi dengan Perumdam Cianjur dan dinas terkait di Pemkab Cianjur guna memastikan ketersediaan air bersih yang dapat disalurkan menggunakan truk tangki ketika dibutuhkan.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026