Sumedang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mempercepat penataan kabel jaringan telekomunikasi di kawasan Jatinangor sebagai upaya pengembangan kawasan pendidikan yang lebih representatif.

Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosanditik) Sumedang, Arief Syamsudin, di Sumedang, Senin, mengatakan pihaknya telah melakukan survei dan identifikasi kondisi kabel telekomunikasi di sepanjang jalan Jatinangor untuk dibenahi.

"Kami mengidentifikasi kondisi kabel jaringan telekomunikasi yang terpasang pada tiang utilitas maupun yang melintang di ruang publik di Jatinangor untuk ditata kembali," katanya.

Menurut dia, penataan kabel telekomunikasi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung penataan kawasan Jatinangor agar lebih rapi, nyaman, dan aman bagi masyarakat.

Arief menjelaskan hasil survei tersebut akan menjadi dasar penyusunan langkah teknis penataan jaringan telekomunikasi yang selama ini dinilai semrawut di sejumlah titik.

Program tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Sumedang dan vendor telekomunikasi terkait perapihan kabel jaringan telekomunikasi yang dilakukan di Gedung Negara pada April 2026.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan tahap pertama penataan difokuskan di kawasan Jatinangor sebelum dilanjutkan ke kawasan Sumedang Kota pada tahun depan.

"Untuk tahap pertama dilakukan di kawasan Jatinangor dan untuk kawasan Sumedang Kota akan dilakukan tahun depan. Semua kabel telekomunikasi akan diturunkan dan dipasang di bawah tanah," katanya.

Menurut Dony, penataan kabel merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan aman.

"Kabel ini memang kebutuhan, tapi harus dikelola dengan baik. Tidak boleh ada lagi kesan semrawut. Harus ada timeline yang jelas, sehingga kita punya target Sumedang bebas kabel tidak tertata," ujarnya.

Pihaknya menjelaskan bahwa Jatinangor dipilih sebagai lokasi tahap pertama karena merupakan salah satu kawasan strategis dan terpadat di Kabupaten Sumedang.

Berdasarkan data pemerintah setempat, kecamatan tersebut memiliki kepadatan penduduk sekitar 4.053 jiwa per kilometer persegi serta menjadi pusat pendidikan tinggi, permukiman, dan aktivitas ekonomi yang setiap hari dipadati mahasiswa maupun masyarakat.

Program penataan kabel di Jatinangor diharapkan dapat meningkatkan estetika kawasan, mengurangi risiko gangguan keselamatan akibat kabel semrawut, serta mendukung pengembangan Jatinangor sebagai kawasan pendidikan dan pusat pertumbuhan baru di Kabupaten Sumedang.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026