Cianjur (ANTARA) - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat memfokuskan razia knalpot bising pada Operasi Patuh Lodaya 2026, sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menciptakan situasi aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi di Cianjur, Minggu, mengatakan fokus utama penertiban knalpot bising dalam operasi patuh kali ini karena masih banyak pengendara yang melakukan pelanggaran sehingga banyak dikeluhkan masyarakat.

Penggunaan knalpot bukan standar pabrik itu, dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat dan berpotensi mengganggu ketertiban umum, terbukti selama dua bulan terakhir sekitar 2.000 unit kendaraan diamankan karena melanggar.

"Setelah pemilik mengganti dengan knalpot original bawaan pabrik di hadapan petugas, sepeda motor kembali diserahkan pada pemiliknya, selama belum diganti kendaraan diamankan di Polres Cianjur," katanya.

Hingga saat ini masih tingginya pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot bising, membuat pihaknya menggencarkan razia di sejumlah titik secara acak dengan target nol knalpot bising di seluruh wilayah Cianjur.

Untuk menjaring lebih banyak knalpot bising, pihaknya bersama jajaran Polsek dan aparat gabungan melakukan razia secara acak bersamaan pada saat pagi dan petang hampir setiap hari.

Pihaknya menegaskan selama masih banyak pengendara menggunakan knalpot bising kegiatan razia secara acak akan terus digelar bersama petugas gabungan, sehingga di Cianjur tidak ada lagi sepeda motor dengan knalpot bising dikeluhkan masyarakat.

"Kami akan terus menggelar razia di sejumlah titik guna menjaring pengendara dengan knalpot bising, termasuk menggencarkan patroli ke titik rawan penyakit masyarakat mulai dari utara hingga selatan Cianjur," katanya.

Dia menambahkan, terkait Operasi Patuh Lodaya akan berlangsung selama dua pekan mulai 8 Juni hingga 21 Juni 2026, dimana masyarakat diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara dan mematuhi aturan lalulintas serta mendengarkan anjuran petugas.

"Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap pengguna jalan lainnya, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan nyaman bagi semua," katanya.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026