Cirebon (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon, Jawa Barat, mencatat sebanyak 132 warga mendaftarkan diri sebagai calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) hingga Mei 2026, dengan Malaysia dan Taiwan masih menjadi negara tujuan paling diminati.
Pengantar Kerja Ahli Pertama Disnaker Kota Cirebon Dinul Muarif di Cirebon, Jumat, mengatakan angka tersebut menunjukkan minat masyarakat di wilayahnya untuk bekerja di luar negeri masih cukup tinggi.
"Data hingga Mei menunjukkan jumlah calon PMI yang mendaftar mencapai 132 orang, dengan tujuan terbanyak masih Malaysia dan Taiwan," katanya.
Berdasarkan data Disnaker, kata dia, Malaysia menjadi tujuan penempatan terbanyak dengan 42 calon PMI, diikuti Taiwan sebanyak 40 orang.
Selain itu terdapat 22 calon PMI yang memilih Singapura dan 15 orang yang mendaftar untuk penempatan di Hong Kong.
“Malaysia dan Taiwan masih menjadi negara tujuan favorit karena peluang kerja yang tersedia relatif lebih banyak dibanding sejumlah negara lainnya,” katanya.
Ia menuturkan hingga saat ini mayoritas calon PMI asal Kota Cirebon masih didominasi perempuan yang hendak bekerja pada sektor informal.
Calon PMI tersebut, menurut dia, umumnya berasal dari kalangan usia di atas 30 tahun atau perempuan yang telah berkeluarga dan mencari peluang kerja di luar negeri.
Ia merinci berdasarkan wilayah asal, Kecamatan Lemahwungkuk menjadi penyumbang calon PMI terbanyak dengan 39 orang, disusul Harjamukti sebanyak 36 orang.
“Selanjutnya Kecamatan Kejaksan menyumbang 26 calon PMI, Kesambi 19 orang, dan Pekalipan sebanyak 12 orang,” katanya.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.