Bandung (ANTARA) - Mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menilai Indonesia harus berinvestasi di bidang pendidikan khususnya pada guru untuk meningkatkan daya saing di tingkat global agar tidak terus menerus hanya menjadi pasar.

"Jika ingin maju, saya rasa investasi di guru. Kita harus menilai dan memastikan bahwa investasi di guru itu terus dikedepankan dan guru yang berkualitas tentunya," kata Gita yang dikutip di Bandung, Jumat.

Menurut dia hal ini karena guru memiliki peran strategis dalam mendorong multiplikasi kecerdasan bagi 20 sampai 200 anak yang merupakan siswanya.

"Jika dibandingkan orang tua, yang mungkin hanya berhadapan dengan dua atau tiga anak, jika di depan 20 sampai 200 anak itu skalanya lebih bisa dipertanggungjawabkan," ucap dia saat ditemui selepas menghadiri wisuda ke-25 Universitas Teknologi Bandung.

Baca juga: Universitas Teknologi Bandung berkomitmen cetak SDM berdaya saing global

Multiplikasi kecerdasan (atau multiple intelligences) adalah konsep yang dicetuskan oleh Dr Howard Gardner. Konsep ini menegaskan bahwa kecerdasan manusia bukanlah satu angka tunggal seperti IQ, melainkan sebuah spektrum luas yang terbagi menjadi sembilan tipe berbeda dan setiap individu memiliki kombinasi unik dari potensi ini.

Karenanya, Gita menegaskan penguatan investasi pada guru penting untuk bisa menggugah semangat generasi penerus bangsa.

"Jadi harus investasi di situ agar maju. Karena guru itu penting untuk bisa menyuntik ambisi, imajinasi, dan kedisiplinan," tuturnya.

Baca juga: 1.740 mahasiswa baru S1 diterima ITB dari jalur UTBK SNBT 2025



Pewarta: Ricky Prayoga
Uploader : Isyati Putri

COPYRIGHT © ANTARA 2026