Kota Bandung (ANTARA) - Wakil Rektor Bidang Akademik dan Perencanaan Strategis Telkom University Parman Sukarno mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah diskusi mengenai peluang kolaborasi Indonesia dan Korea Selatan di bidang industri kreatif, diplomasi publik digital.
Telkom University perkuat daya saing pendidikan global melalui ajang Korea-Indonesia Seminar Series yang digelar berkat bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Korea Selatan di Indonesia, Korean Education Center, dan Korea Foundation.
“Saya pikir ini acara yang sangat baik. Bagaimana kegiatan ini dapat semakin memperkuat hubungan antara Indonesia dan Korea Selatan, khususnya antara Telkom University dengan institusi-institusi yang ada di Korea Selatan,” kata Parman di Bandung, Jumat.
Ia menilai kegiatan Korea-Indonesia Seminar Series memberikan manfaat besar bagi mahasiswa karena membuka wawasan mengenai sistem pendidikan, peluang beasiswa, hingga prospek karier internasional.
“Mahasiswa dapat memperoleh informasi mengenai peluang melanjutkan studi program magister maupun doktoral di Korea Selatan. Selain itu, mahasiswa juga dapat membekali diri dengan kemampuan bahasa Korea,” katanya.
Sementara itu, Konsul Jenderal Republik Korea untuk Indonesia Kang Won-joon mengatakan seminar tersebut memiliki makna khusus karena untuk pertama kalinya digelar dengan menggabungkan tiga tema utama dalam satu rangkaian kegiatan.
Baca juga: OJK memperkuat tata kelola dan integritas sektor keuangan di kampus
Menurut dia, seminar tersebut tidak hanya membahas peluang pendidikan di Korea Selatan, tetapi juga membuka peluang kerja sama industri kreatif hingga pengembangan karier bagi mahasiswa di masa mendatang.
“Oleh karena itu, kegiatan ini memiliki makna yang sangat signifikan. Seminar ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga membuka peluang kerja sama, pendidikan, dan pengembangan karier bagi mahasiswa di masa depan,” katanya.
Kang menambahkan, seminar tersebut juga menghadirkan sesi khusus mengenai program pertukaran mahasiswa antara Indonesia dan Korea Selatan.
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaUploader : Isyati Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.