Cimahi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Jawa Barat, memastikan pembebasan lahan untuk pembangunan underpass Gatot Subroto telah rampung dengan total anggaran mencapai Rp36 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah mengatakan proyek pembangunan tersebut saat ini sedang dalam proses lelang oleh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat.
“Kalau informasi yang kami terima memang sudah dilelangkan dan kalau melihat jadwal itu seharusnya tanggal 21 Juli sudah tanda tangan kontrak,” kata Wilman dalam keterangan di Cimahi, Sabtu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Jawa Barat, nilai pagu paket pembangunan "underpass" di Jalan Gatot Subroto mencapai Rp150 miliar.
Sementara itu, nilai harga perkiraan sendiri (HPS) proyek Underpass Gatotsubroto tersebut tercatat sebesar Rp130 miliar.
Wilman mengatakan Pemerintah Kota Cimahi mendapat tugas untuk menyelesaikan proses pembebasan lahan, sedangkan pekerjaan fisik pembangunan "underpass" atau terowongan dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang.
Menurut dia, sejumlah bangunan terdampak pembangunan terowongan tersebut, mulai dari kafe, Kantor Pos, Kantor Telkom, hingga sebagian lahan bangunan bersejarah di kawasan itu.
“Kalau untuk pembebasan lahan sudah beres dari kita, nilainya Rp36 miliar. Mudah-mudahan lelangnya tidak ada kendala sehingga langsung dibangun fisiknya,” kata dia.
Ia mengatakan berdasarkan dokumen lelang, waktu pelaksanaan pembangunan terowongan tersebut ditetapkan selama 165 hari kalender.
Pembangunan Terowongan Gatot Subroto diharapkan dapat mengurai kemacetan di Jalan Gatot Subroto yang menjadi salah satu jalur padat kendaraan di Kota Cimahi.
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.