Cirebon (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menggencarkan kampanye gerakan stop boros pangan di lingkungan sekolah guna menekan sisa makanan sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya penyelamatan pangan sejak dini.

Kepala Bidang Ketersediaan, Kerawanan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Cirebon Mochamad Muslih di Cirebon, Selasa, mengatakan sekolah menjadi salah satu sasaran utama edukasi karena pelajar perlu dibiasakan mengonsumsi makanan secara bijak dan tidak menyisakan pangan.

Menurut dia, pemborosan pangan masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian karena berdampak terhadap ketahanan pangan serta pola konsumsi masyarakat.

“Atas dasar tersebut, kami melaksanakan gerakan selamatkan pangan melalui stop boros pangan yang digelar di Aula SMPN 1 Sumber, Kabupaten Cirebon hari ini,” katanya.

Ia menyampaikan kegiatan itu mengangkat tema strategi penyelamatan makanan, untuk pencegahan dan pengurangan sisa pangan.

Muslih menjelaskan pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menjalankan program penyelamatan pangan yang telah disusun melalui roadmap, maupun surat edaran bupati terkait gerakan stop boros pangan.

“Pemerintah daerah terus memperkuat pelaksanaan gerakan penyelamatan pangan agar kesadaran masyarakat terhadap pengurangan sisa makanan semakin meningkat,” katanya.

Selain edukasi, kata dia, sosialisasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah dan masyarakat dalam upaya mengurangi food waste di Kabupaten Cirebon.

Ia menuturkan gerakan penyelamatan pangan membutuhkan dukungan banyak pihak, agar program tersebut berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata di masyarakat.

DKPP Kabupaten Cirebon, lanjut dia, juga mendorong lahirnya model penyelamatan pangan yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.

“Melalui kegiatan ini diharapkan muncul kolaborasi strategis sekaligus inisiatif pengembangan model penyelamatan pangan untuk mengurangi food waste di Kabupaten Cirebon,” ucap dia.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026