Cirebon (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, merampungkan perbaikan 24 ruas jalan kabupaten di daerah tersebut guna meningkatkan kemantapan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah.

Kepala DPUTR Kabupaten Cirebon Sunanto di Cirebon, Rabu, mengatakan perbaikan tersebut menjadi bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang terus dilakukan pemerintah daerah sepanjang 2026.

Ia menyebutkan sejumlah ruas jalan yang telah selesai diperbaiki di antaranya ruas Mundu-Pamengkang, Palimanan-Kramat, Gebangilir-Waled, hingga Klangenan-Panguragan.

Menurut dia, pembangunan jalan tersebut ditujukan untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di berbagai kecamatan di Kabupaten Cirebon.

“Pemerintah daerah terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur antarwilayah guna menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.

Sunanto menyebutkan panjang penanganan pada masing-masing ruas jalan bervariasi, mulai dari 175 meter hingga lebih dari satu kilometer.

Sementara itu, kata dia, lebar jalan yang diperbaiki berkisar antara 3,5 meter sampai 6 meter menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di setiap wilayah.

Ia menuturkan sebagian besar pekerjaan dilakukan menggunakan konstruksi betonisasi, untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan jalan dalam jangka panjang.

“Sebagian besar pekerjaan menggunakan konstruksi beton agar jalan lebih kuat dan tahan lama,” ujarnya.

Ia menyampaikan selain mengandalkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Cirebon, pemerintah daerah juga terus mengupayakan dukungan pendanaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.

Pada 2026, kata dia, terdapat tiga ruas jalan kabupaten yang direncanakan mendapatkan bantuan penanganan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan saat ini masih dalam proses asistensi detail engineering design (DED).

“Mudah-mudahan dapat terealisasi seperti tahun sebelumnya,” katanya.

Di sisi lain, DPUTR Kabupaten Cirebon saat ini juga tengah menyiapkan lelang tahap ketiga untuk sekitar 70 paket pekerjaan dengan mayoritas nilai proyek di bawah Rp1 miliar dan tetap menggunakan konstruksi betonisasi.

“Kami menargetkan tingkat kemantapan jalan di daerah tersebut dapat tercapai pada 2029 dari total panjang jalan kabupaten sekitar 1.240 kilometer,” ucap dia.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026