Cimahi (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi, Jawa Barat, kembali mengkaji rencana penggabungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Baros Mandiri 7 dengan sekolah lain, sebagai bagian dari penataan kapasitas sekolah.
Kepala Disdik Kota Cimahi, Nana Suyatna, di Cimahi, Selasa, mengatakan kajian tersebut dilakukan menyusul evaluasi kebutuhan ruang belajar di sejumlah sekolah yang masih menerapkan sistem pembelajaran dua sesi.
“Kami mendata mana saja sekolah yang masih melaksanakan pembelajaran dua sesi karena kekurangan ruang kelas, sehingga perlu dilakukan penataan ulang. Kami akan mengkaji kembali apakah ada solusi lain sebelum pelaksanaan dimulai,” katanya.
Ia menjelaskan hasil analisis sementara menunjukkan sekolah tersebut menjadi salah satu sekolah yang diprioritaskan untuk dikaji penggabungannya karena jumlah peserta didiknya relatif lebih sedikit dibanding sekolah lain.
“Jumlah siswa saat ini 225 orang. Setelah kelas 6 lulus, tersisa sekitar 179 siswa,” ujarnya.
Dalam skema yang sedang dibahas, ia menyebut secara kelembagaan SDN Baros Mandiri 7 direncanakan bergabung dengan SDN Baros Mandiri 3, tetapi peserta didik tetap dapat memilih melanjutkan ke SDN Baros Mandiri 4, 5, atau 6, sesuai domisili dan pilihan orang tua.
Selain itu bangunan SDN Baros Mandiri 7 juga berpotensi dimanfaatkan untuk kebutuhan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Cimahi yang saat ini mengalami kekurangan ruang kelas.
“Jumlah siswa SMPN 6 mencapai 1.092 siswa yang terbagi dalam 30 rombel (rombongan belajar), sedangkan ruang kelasnya hanya 20,” katanya.
Kondisi tersebut menyebabkan kegiatan belajar mengajar di SMPN 6 Cimahi masih harus dilakukan secara bergilir dalam dua sesi karena keterbatasan ruang belajar.
Ia mengatakan sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi sempat merencanakan pembangunan kelas jauh SMPN 6 di kawasan Cibabat, tetapi rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena lokasi dinilai belum layak untuk pembangunan sekolah.
Karena itu opsi penataan melalui penggabungan SD menjadi salah satu alternatif yang tengah dikaji pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan ruang belajar.
Nana menegaskan rencana penggabungan SDN Baros Mandiri 7 masih berada pada tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan final.
Pihaknya masih akan menampung masukan dari berbagai pihak, termasuk orang tua siswa, sebelum pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) awal Juni mendatang.
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.