Cirebon (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon, Jawa Barat, telah menyerap sebanyak 184.600 ton gabah kering panen (GKP) dari hasil panen petani hingga 12 Mei 2026, atau mendekati target pengadaan tahun ini sebesar 197.000 ton.
Kepala Perum Bulog Cabang Cirebon Imam Mahdi di Cirebon, Selasa, mengatakan capaian serapan tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan target pengadaan tahun sebelumnya.
“Dari awal tahun sampai dengan hari ini (Selasa, 12/5) sudah kita serap sebanyak 184.600 ton GKP,” katanya.
Ia menjelaskan target penyerapan GKP Bulog Cirebon sepanjang 2025 mencapai 145.000 ton, sedangkan pada tahun ini targetnya naik menjadi 197.000 ton.
Menurut dia, tingginya serapan gabah pada tahun ini dipengaruhi musim tanam pertama (MT1) yang menjadi periode panen raya petani di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon, Kuningan serta Majalengka.
“Memang siklusnya panen raya atau MT1 itu pasti tinggi serapan kita. Nanti akan turun di gadu dan MT2 dan MT3,” ujar dia.
Ia mengatakan strategi Bulog dilakukan dengan memaksimalkan penyerapan gabah pada musim panen pertama, agar cadangan beras pemerintah tetap terjaga hingga akhir tahun.
Dengan serapan tersebut, lanjut dia, stok beras medium untuk kategori public service obligation (PSO) yang dikuasai kini mencapai 216.800 ton atau tertinggi sepanjang sejarah Bulog Cabang Cirebon.
“Dan itu sepanjang sejarah Bulog, stok kami yang tertinggi saat ini,” katanya.
Imam menuturkan stok beras tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lebih dari enam bulan ke depan, bahkan bisa mencapai satu tahun apabila rata-rata penyaluran berada di kisaran 3.000 ton per bulan.
“Jadi tidak hanya cukup untuk kebutuhan Idul Adha ini, tetapi sampai mungkin tahun mendatang,” ujar dia.
Ia menyampaikan Bulog optimistis target serapan 197.000 ton dapat tercapai, meskipun saat ini Bulog menghadapi tantangan keterbatasan kapasitas gudang penyimpanan.
Saat ini, lanjutnya, Bulog Cirebon memiliki 10 unit pergudangan induk dengan total kapasitas mencapai 128.700 ton.
Selain itu, Bulog juga melakukan kerja sama penyewaan gudang dengan pemerintah daerah maupun pihak swasta yang saat ini telah mencakup 35 kompleks gudang dan akan ditambah sekitar 10 unit lagi.
“Wilayah kerja Bulog Kantor Cabang Cirebon sendiri meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kuningan, dan Majalengka,” ujar dia.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.