Cirebon (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Jawa Barat memperketat pemeriksaan hewan kurban menjelang Idul Adha 2026 guna memastikan hewan yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Kepala DKP3 Kota Cirebon Elmi Masruroh di Cirebon, Jumat, mengatakan pihaknya telah membentuk tim dari bidang pertanian dan peternakan untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban secara menyeluruh.

Ia menyebutkan pemeriksaan mulai dilakukan pada H-7 Idul Adha melalui pengecekan antemortem atau pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih.

“Tim nanti keliling memeriksa semua hewan kurban yang diperjualbelikan di Kota Cirebon sebelum disembelih,” katanya.

Menurut dia, pemeriksaan dilakukan langsung di lokasi penjualan hewan kurban, baik yang berada di lahan terbuka maupun di pinggir jalan.

DKP3 menyiapkan sekitar 25 hingga 30 petugas yang akan disebar ke seluruh kecamatan, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan kurban.

Ia menyebut setiap kecamatan nantinya dibantu lima hingga tujuh petugas, untuk melakukan pengawasan di lapangan.

Elmi menekankan hewan yang telah dinyatakan sehat dan memenuhi syarat kurban akan diberikan tanda berupa pin atau kalung khusus dari DKP3.

“Tanda itu menunjukkan hewan sudah diperiksa dan memenuhi syarat kesehatan maupun ketentuan hewan kurban,” ujarnya.

Selain pemeriksaan sebelum penyembelihan, DKP3 juga akan melakukan pemeriksaan postmortem pada hari pelaksanaan kurban hingga H+2 selama hari tasyrik.

Ia mengatakan pemeriksaan tersebut mencakup pengecekan daging dan jeroan, guna memastikan keamanan pangan bagi masyarakat Kota Cirebon.

“Masyarakat diimbau membeli hewan kurban yang sudah memiliki pin dari DKP3 agar lebih terjamin kesehatan dan kelayakannya,” katanya.

Elmi menambahkan DKP3 juga menggandeng Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) setempat, untuk memperkuat pemeriksaan hewan kurban tahun ini.

“Kalau bergabung nanti PDHI bisa ikut memeriksa hewan kurban bersama tim di tiap kecamatan,” tuturnya.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026