Garut (ANTARA) - Sebanyak lima orang yang tercatat menjadi calon haji siap berangkat pada momentum ibadah haji 2026 Masehi/1447 Hijriah asal Kabupaten Garut, Jawa Barat gagal berangkat karena sakit dan tidak bisa digantikan sehingga ditunda tahun depan.

"Ada lima orang yang gagal berangkat karena sakit, faktor usia (lanjut usia)," kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Garut, Indra Azwar Mawardi usai melepas pemberangkatan jamaah calon haji Kelompok Terbang 22 di Pendopo Garut, Kamis.

Ia menuturkan,  pada musim haji 2026 mendapatkan kuota sebanyak 174 orang, namun menjelang beberapa hari pemberangkatan dilaporkan lima orang tidak bisa berangkat karena sakit.

Lima orang itu, kata dia, berdasarkan hasil keterangan pihak medis yang sudah melakukan pemeriksaan menganjurkan untuk tidak berangkat ke tanah suci karena kondisinya tidak memungkinkan.

"Dikarenakan sakit ya, jadi otomatis kalau sakit kan aturannya tidak boleh untuk diberangkatkan. Itu ada penyakit apa yang menentukannya bukan kita, tapi kesehatan, Dinas Kesehatan," katanya.

Ia menyampaikan, lima orang itu dilaporkan sakit mendadak beberapa hari sebelum pemberangkatan, sehingga secara aturan tidak bisa digantikan dengan calon haji yang antre sebelumnya atau oleh kerabatnya.

Jika laporannya dua pekan sebelum pemberangkatan, kata dia, bisa dilakukan penggantian dengan mengutamakan kerabat dari calon haji tersebut, adanya aturan tersebut maka jumlah calon haji yang berangkat dari Garut hanya 169 orang, ditambah lima petugas pendamping haji.

"Diganti bisa, cuman kan ini sudah mendadak, sudah mepet, kalau misalkan seminggu atau dua minggu itu bisa diganti," katanya.

Jika ingin diganti, lanjut dia, maka yang berhak didahulukan kerabatnya, seperti adik, anak, orang tuanya atau yang ada ikatan keluarga dengan jamaah yang sakit.

Sementara lima orang tersebut, kata dia, berdasarkan keinginannya menerima keputusan untuk tidak berangkat, dan bersedia diberangkatkan pada musim haji tahun depan.

"Kayaknya dia ingin berangkat tahun depan, semoga sembuh tahun depan," katanya.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin yang melepas jamaah calon haji mengingatkan seluruh jamaah untuk selalu menjaga kesehatan, sabar, tenang, dan menikmati setiap rangkaian ibadah hajinya.

Pemkab Garut, kata dia, siap mendukung memberikan pelayanan yang terbaik agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar dengan menyediakan fasilitas transportasi dan akomodasi selama pemberangkatan dan pemulangan dari pendopo ke Embarkasi Indramayu maupun sebaliknya.

"Inilah wujud komitmen Pemkab Garut untuk membantu warganya agar bisa melaksanakan ibadah haji dengan nyaman, aman, dan tertib," katanya.

 



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026