Cimahi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Cimahi, Jawa Barat, mencatat tingkat perekaman data kependudukan mencapai 99 persen atau melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 80 persen.

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira di Cimahi, Jumat, mengatakan capaian tersebut menjadi salah satu indikator pelaksanaan layanan administrasi kependudukan di daerah itu.

“Target perekaman itu jauh di atas target nasional. Target nasional 80 persen, kita mencapai 99 persen,” katanya.

Dirinya menjelaskan bahwa pihaknya juga mencatat pencapaian lain selain perekaman data kependudukan, yakni program Kartu Identitas Anak (KIA) di Kota Cimahi juga telah mencapai 99,6 persen.

Menurut dia, angka tersebut juga berada di atas target nasional yang ditetapkan pada angka sebesar 60 persen.

“Target nasional hanya 60 persen, kita sudah mencapai 99,6 persen,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Disdukcapil Kota Cimahi juga telah masuk dalam kategori Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Adhitia menilai status tersebut menunjukkan adanya peningkatan tata kelola pelayanan administrasi kependudukan di Kota Cimahi.

“Ini merupakan sebuah bukti bahwa pelayanan administrasi kependudukan untuk warga masyarakat Kota Cimahi itu cepat, akurat, transparan,” katanya.

Ia menambahkan, sejumlah capaian tersebut menjadi salah satu alasan Kota Cimahi dipercaya menjadi tuan rumah rapat koordinasi Kepala Dinas Dukcapil se-Provinsi Jawa Barat yang digelar di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi.

Forum itu dihadiri para kepala dinas dari kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk membahas berbagai isu pelayanan administrasi kependudukan di tingkat daerah.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026