Pada hari pertama, tercatat empat peserta berkebutuhan khusus mengikuti ujian dengan pendampingan petugas terlatih.
“Ini bagian dari komitmen kami untuk memastikan akses pendidikan yang setara,” kata Vidi.
UPI menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi infrastruktur digital, tata kelola ujian, maupun pengalaman peserta, guna mendukung sistem seleksi yang transparan dan akuntabel.
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Zaenal Abidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.