Cirebon (ANTARA) - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat George Edwin Sugiharto membantu peningkatan produktivitas petani di Kabupaten Cirebon, Jabar, agar dapat mencapai tiga kali panen dalam setahun melalui dukungan pengairan serta sarana produksi.
“Mereka satu tahun hanya dua kali panen, kita sedang mengupayakan bagaimana setahun tiga kali panen,” katanya saat dikonfirmasi di Cirebon, Senin.
George mengatakan pihaknya telah menghadiri penanaman perdana dan penyemaian benih padi musim tanam kedua bersama kelompok tani di Desa Blender, Cirebon.
Ia menegaskan keterlibatannya di lapangan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk dukungan nyata sekaligus upaya memahami kondisi petani secara langsung.
Pengalaman di lapangan, kata dia, menjadi dasar bagi anggota legislatif di tingkat provinsi dalam menyerap berbagai persoalan yang dihadapi petani.
“Hari ini kita turun langsung ke sawah, kita menyemai benih padi untuk bisa merasakan perjuangan para petani,” katanya.
Pihaknya mendata berbagai persoalan yang ada di tingkat petani saat ini, salah satunya adalah masalah pengairan.
Untuk mengatasi hal itu, ia bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Nana Kencana Wati akan memperjuangkan sejumlah solusi.
Ia mengemukakan langkah tersebut mencakup solusi jangka pendek, berupa bantuan pompa air serta dukungan alat pertanian.
Selain itu, kata dia, perbaikan dan optimalisasi embung juga menjadi fokus agar kebutuhan air petani dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
George menegaskan pihaknya akan terus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pendampingan kepada petani.
“Kita akan terus mensupport program pemerintah untuk ketahanan pangan dengan mendatangi, mendampingi dan memotivasi para petani,” ujarnya.
Ia berharap dengan dukungan berbagai pihak, hasil panen pada musim tanam kedua dapat optimal sekaligus mendorong peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Cirebon.
“Petani memiliki peran penting sebagai pahlawan ketahanan pangan yang menjaga perputaran ekonomi nasional,” ucap dia.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026