Garut (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Jawa Barat menyiapkan langkah antisipasi terkait ancaman kebakaran di kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah saat musim kemarau dengan menyiapkan tanah urug dan mobil tangki air untuk proses pemadaman api.
"Antisipasinya kami mempersiapkan tanah urug karena ini satu-satunya cara supaya kebakaran tidak merambah lebih besar, yang kemudian disiramkan dengan air," kata Kepala DLH Kabupaten Garut Jujun Juansyah Nurhakim kepada wartawan di Garut, Senin.
Ia menuturkan, DLH Garut saat ini sudah melakukan persiapan untuk menghadapi musim kemarau yang bisa berdampak terjadinya kebakaran di kawasan TPA Pasirbajing di Kecamatan Banyuresmi.
Di kawasan tersebut, kata dia, rawan terjadi bencana kebakaran karena dipicu suhu panas dari atas dan juga dari bawah tumpukan sampah.
"Kebakaran ini dipicu dari bawah dan atas, sehingga potensi kebakaran ini sangat besar, apalagi ditambah dengan adanya kekeringan di sekitar zona TPA, itu kan akan menambah," katanya.
Ia mengatakan, langkah pencegahan dilakukan dengan cara menyiapkan tanah urug untuk menutup titik api agar bisa padam.
Selanjutnya upaya lain dengan menyiapkan truk tangki air untuk menyemprotkan langsung ke titik kobaran api.
"Tanah urug itu untuk menutup zona ya, supaya tidak terpicu oleh tekanan atau suhu udara dari panasnya dari atas, ditambah tadi dengan persiapan air," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026