Bandung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mencatat sebanyak lima kecamatan terdampak akibat hujan deras disertai angin kencang pada sore ini.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Wahyudin, di Bandung, Jumat, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian dengan dampak berupa pohon tumbang, rumah rusak, hingga banjir di wilayah tersebut.
“Berdasarkan rekap sementara hari ini, kejadian tersebar di Kecamatan Bojongsoang, Arjasari, Cangkuang, Banjaran, dan Pameungpeuk dengan berbagai dampak kerusakan,” ujarnya.
Pihaknya menjelaskan bahwa di Kecamatan Bojongsoang, tepatnya di Desa Bojongsari, tercatat 12 pohon tumbang yang telah ditangani oleh tim piket BPBD serta sebanyak tujuh rumah mengalami kerusakan ringan pada bagian atap.
Sementara itu di Kecamatan Arjasari, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang, atap rumah warga beterbangan, dan satu rumah dilaporkan mengalami ambruk pada bagian atap.
Pihaknya juga menjelaskan bahwa kejadian serupa terjadi di Kecamatan Cangkuang, meliputi insiden pohon tumbang hingga kerusakan bangunan rumah warga.
"Pohon tumbang dilaporkan terjadi di Desa Tarajusari, Kampung Babakan Balong, yang telah ditangani oleh petugas pemadam kebakaran, atap rumah roboh juga dilaporkan terjadi di Komplek Nuansa Ciherang, Desa Tanjungsari," jelasnya.
Di Kecamatan Banjaran, pohon tumbang terjadi di Desa Banjaran Wetan, Kampung Cihamerang, serta menyebabkan banjir akibat luapan anak sungai dilaporkan terjadi di Desa Ciapus dan Banjaran.
Adapun di Kecamatan Pameungpeuk, tepatnya di Desa Bojongkunci, sebanyak 20 rumah dilaporkan mengalami kerusakan.
Wahyudin memastikan seluruh kejadian telah ditindaklanjuti oleh tim BPBD bersama unsur terkait di lapangan serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi.
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.