Cianjur (ANTARA) - Satuan Lalulintas Polres Cianjur, Jawa Barat mencatat cuaca ekstrem pada petang dan malam hari yang masih melanda harus diwaspadai pengendara terutama yang melintas di titik rawan bencana alam termasuk pohon tumbang di jalur utama Cianjur.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi di Cianjur, Jumat, mengatakan selama satu pekan terakhir bencana alam seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang melanda jalur utama Cianjur mulai dari utara hingga selatan.

Termasuk banjir setinggi paha orang dewasa yang sempat memutus jalur selatan Cianjur tepatnya di Kecamatan Cibeber, sehingga arus kendaraan dari kedua arah sempat memanjang hingga dini hari, serta pohon tumbang yang menyebabkan satu orang pengendara tewas.

"Cuaca ekstrem yang masih terjadi terutama pada petang hingga malam dapat memicu terjadinya bencana alam, sehingga pengendara yang melintas harus meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan," katanya.

Dia menjelaskan titik rawan terjadinya bencana alam longsor seperti di Jalur Puncak hingga Cugenang termasuk ada beberapa titik rawan banjir akibat saluran air yang tidak berfungsi dengan baik di Jalan Raya Pacet-Cipanas.

Disepanjang jalur Puncak hingga Cugenang, tutur dia terdapat titik rawan pohon tumbang mulai dari Jalan Raya Ciherang-hingga Jalan Raya Cugenang dan titik lainnya terdapat di sepanjang Jalan Raya Bandung-Cianjur.

Sedangkan titik rawan longsor menutup landasan jalan terjadi di sepanjang jalur utama menuju selatan Cianjur, mulai dari Kecamatan Campaka hingga Kecamatan Naringgul perbatasan Cianjur dengan Kabupaten Cianjur.

"Titik rawan bencana tersebut harus diwaspadai pengendara saat melintas terutama ketika hujan turun deras dengan intensitas tinggi pada petang dan malam hari," katanya.

Pihaknya bersama dinas terkait di Pemkab Cianjur, menambah papan peringatan beberapa belas meter sebelum lokasi rawan bencana dan rawan terjadi kecelakaan di sepanjang jalur utama Cianjur, agar diwaspadai para pengendara yang melintas.

Sedangkan untuk penanganan cepat ketika terjadi bencana, pihaknya berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemkab, Pemprov hingga Pusat agar menepatkan sejumlah alat berat terutama di jalur utama Puncak-Cianjur dan beberapa titik di jalur selatan Cianjur.

 



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026