Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menuntaskan penanganan 18 kejadian bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah desa di tiga kecamatan selama satu pekan terakhir.
Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Jumat, mengatakan bencana alam di tiga kecamatan, Cilaku, Cibeber dan Cugenang, menyebabkan sekitar 100 rumah sempat terendam banjir dan dua orang meninggal dunia.
Penanganan cepat dilakukan bersama petugas gabungan terdiri atas TNI/Polri, Damkar Cianjur, PMI Cianjur, dan relawan, di mana bencana alam banjir, longsor dan pohon tumbang terjadi setelah hujan turun deras mengguyur sebagian besar wilayah Cianjur.
"Untuk banjir melanda sembilan desa dan satu desa terjadi longsor di Kecamatan Cibeber, tidak ada korban jiwa dan warga yang mengungsi, sedangkan longsor melanda empat desa di Kecamatan Gekbrong, di mana empat kepala keluarga terpaksa mengungsi sementara," katanya.
Banjir lainnya melanda tiga desa di Kecamatan Cilaku menyebabkan satu orang meninggal dunia karena terbawa arus sungai. Tidak ada warga yang mengungsi karena air surut setelah sempat merendam perkampungan selama enam jam.
Bencana alam pohon tumbang yang sempat menutup jalur utama Cianjur-Puncak, tepatnya di Kecamatan Cugenang menyebabkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat, jalur kembali dapat dilalui normal selang dua jam penanganan petugas gabungan.
Dari belasan kejadian tersebut petugas gabungan dapat menuntaskan penanganan dalam hitungan jam, sehingga masyarakat dapat kembali menghuni rumahnya, hanya empat kepala keluarga mengungsi karena rumahnya rusak akibat longsor.
Seiring dengan cuaca ekstrem yang masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur terutama pada petang dan malam hari, pihaknya menyiagakan puluhan petugas dan 356 relawan di masing-masing desa guna melakukan pengawasan dan pelaporan serta penangan cepat.
"Kami siagakan petugas dan relawan guna melakukan pengawasan hingga penanganan cepat ketika terjadi bencana, termasuk mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan saat terjadi bencana segera mengungsi," katanya.
Peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah di Jawa Barat, termasuk Cianjur, akan diguyur hujan lebat selama beberapa ke depan sehingga harus diwaspadai masyarakat.
Sejumlah wilayah yang masuk dalam peringatan tersebut, Kecamatan Cianjur, Cipanas, Warungkondang, Cibeber, Cilaku, Ciranjang, Cikalongkulon, Sukanagara, Campaka, Cidaun, Campakamulya, dan Gekbrong.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026