Cianjur (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat meningkatkan pemeriksaan atau screening secara luas dan intensif terhadap kelompok berisiko terluar HIV/AIDS, termasuk ibu hamil seiring dengan banyak kasus tidak terdeteksi.

Kepala Dinkes Cianjur Made Setiawan di Cianjur, Kamis, mengatakan sebelumnya banyak kasus yang tidak terdeteksi karena keterbatasan jangkauan pemeriksaan, sehingga dengan peningkatan upaya di lapangan kasus yang tersembunyi mulai terungkap.

Temuan kasus pengidap HIV/AIDS baru setiap tahun meningkat sekitar 200 orang, seperti tahun 2023 tercatat ada 208 ODHA baru dan tahun 2024 tercatat ada 293 ODHA baru, sedangkan tahun 2025 tercatat 217 ODHA baru.

Total ODHA di Cianjur berdasarkan data selama 25 tahun terakhir mencapai 2.457 orang, dengan penyumbang ODHA baru dalam beberapa tahun terakhir sebagian besar dari kelompok laki-laki seks laki-laki (LSL).

"Peningkatan angka penderita HIV/AIDS di Cianjur ditemukan setelah ditingkatkannya pemeriksaan bukan sepenuhnya mencerminkan lonjakan penularan, melainkan dampak dari masif-nya kegiatan screening yang dilakukan secara lebih luas dan intensif," katanya.

Sebagai langkah pencegahan, pihaknya terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga perilaku hidup sehat dan menghindari risiko penularan, seperti hubungan seksual tidak aman maupun penggunaan jarum suntik secara bergantian.

Kesadaran individu menjadi kunci utama dalam menekan penyebaran HIV/AIDS, termasuk bagi tenaga kesehatan untuk selalu disiplin dalam menerapkan standar operasional prosedur saat bertugas, terutama dalam tindakan medis yang berisiko.

“Penyakit ini berkaitan dengan perilaku, ketika masyarakat menjaga diri sesuai norma dan kesehatan, maka risiko penularan dapat dihindari dan tenaga kesehatan harus waspada serta patuh terhadap SOP untuk mencegah penularan,” katanya.

Bahkan, kata dia, upaya lain yang dilakukan terhadap ODHA di Cianjur dengan pemberian obat secara rutin serta meminta mereka rutin melakukan pemeriksaan diri ke pusat layanan kesehatan terdekat.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026