Garut (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, memperkuat kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam meningkatkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) melalui pemanfaatan program riset dan inovasi nasional.

"Tentu saja kehadiran dan kawan-kawan ini (jajaran BRIN) terkait dengan membangun ke depan, memberikan motivasi bagi kami untuk bisa terus membangun Kabupaten Garut," kata Bupati Garut Abdusy Syakur Amin saat menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN di Garut, Rabu.

Ia menuturkan, pertemuan jajaran Pemkab Garut dengan BRIN itu membahas penguatan kolaborasi dalam meningkatkan IDSD di Garut, terlebih Garut sebelumnya meraih penghargaan IDSD melalui perolehan nilai indeks sebesar 3,85 tahun 2025.

Kehadiran BRIN di Garut, kata dia, akan menjadi motivasi tambahan bagi pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Garut yang lebih kompetitif.

"Nanti juga kita tunggu arahan bapak seperti apa, dan kami tidak keberatan dimodifikasi sesuai dengan kode format yang ada di BRIN," katanya.

Ia menyampaikan, saat ini Pemkab Garut menjalankan program keberlanjutan "Wirahebat" suatu inisiasi lokal yang kini sudah memasuki angkatan ketiga yang tidak hanya memfasilitasi akses modal, tapi membangun ekosistem yang berkelanjutan.

"Kami juga menyadari bahwa permasalahannya bukan hanya sekedar masalah modal, tapi disampaikan juga masalah ekosistem," katanya.

Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN, Agus Haryono menyampaikan apresiasi terkait capaian Kabupaten Garut yang berhasil meningkatkan nilai IDSD secara signifikan di tahun 2025.
 

Menurut dia, IDSD bukan sekadar deretan angka, melainkan indikator nyata yang berkorelasi langsung dengan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

"Mudah-mudahan tahun ini naik (kembali), IDSD bukan sekedar angka tapi memang poin-poin yang kita nilai itu dengan kemakmuran atau kesejahteraan masyarakat yang kita hadapi dengan menaikkan Indeks Daya Saing Daerah," katanya.

Ia menyarankan Pemkab Garut memperluas fokus inovasinya yang tidak hanya pada sektor pangan, tapi harus melakukan inovasi seperti mengembangkan bidang energi.

"Paling banyak Pak Bupati ini topiknya adalah pangan, tapi kami harap produk-produk yang lain, yang energi terutama," katanya.

 



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Zaenal Abidin

COPYRIGHT © ANTARA 2026