Bandung Barat (ANTARA) - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menyebut minat generasi muda untuk mendaftar haji di wilayah itu tinggi meski antrean keberangkatan panjang.

Kepala Kantor Kemenhaj Bandung Barat Enjah Sugiarto mengatakan tercatat sebanyak 18 persen pendaftar haji dari 1.700 orang berusia muda yakni 12-30 tahun.

“Sepanjang 2025 tercatat sekitar 1.700 orang mendaftar, 18 persen diantaranya berusia 12-30 tahun. Bahkan ada 25 remaja yang mendaftar saat berusia 12 tahun," ucap Enjah di Bandung Barat, Rabu.

Ia menjelaskan kenaikan pendaftar muda ini didorong Kampanye Haji Muda dan keuntungan mendaftar sejak dini, termasuk kesempatan keberangkatan lebih awal serta kondisi fisik yang lebih kuat.

Enjah menambahkan salah satu keuntungan mendaftar haji ketika muda adalah kondisi fisik calon jamaah haji yang diperkirakan masih prima saat keberangkatan.

"Jika daftar usia 12 tahun, menunggu sekitar 30 tahun, saat berangkat usia masih prima di usia 42 tahun. Bandingkan jika daftar menunggu usia 40 tahun, saat berangkat sudah 70 tahun,” ucapnya.

Saat ini, kata dia, daftar tunggu calon jamaah haji di Bandung Barat mencapai sekitar 22.700 orang. Tahun ini hanya 89 orang yang diberangkatkan dari total 107 orang yang melunasi biaya haji.

Beberapa calon jamaah haji memilih mutasi ke kota/kabupaten lain atau menunda keberangkatan karena alasan kesehatan dan ingin berangkat bersama pasangan.

Calon jamaah haji asal Bandung Barat akan diberangkatkan dari Masjid Ash-Siddiq pada 13 Mei 2026 menuju Asrama Haji Indramayu, masuk Kloter KJT-29 dan diterbangkan dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026