Ciamis (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis bersama instansi eksternal terkait menggelar razia menggeledah ruangan dan tes urine warga binaan maupun petugas lapas untuk memastikan bebas dari peredaran dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif berbahaya (narkoba).
"Kegiatan penggeledahan bukan semata-mata tindakan represif, melainkan bagian dari upaya pembinaan yang harus dilakukan secara bijak dan berimbang," kata Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto di Ciamis, Selasa.
Ia menuturkan, razia dan tes urine merupakan program yang digelar serentak dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, sekaligus implementasi dari salah satu 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan pemberantasan narkoba dan peningkatan integritas di lingkungan pemasyarakatan.
Khususnya dalam kegiatan tersebut, lanjut dia, upaya mendeteksi dini, sekaligus langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta memastikan lingkungan Lapas Ciamis tetap bersih dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Ia menyampaikan, selama pemeriksaan setiap ruangan lapas terutama ruang warga binaan, dan tes urine berjalan lancar yang dilakukan secara profesional, terukur, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
"Razia ini dengan penuh tanggung jawab, tetap humanis, namun tidak mengurangi ketegasan dalam menegakkan aturan," katanya.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Ciamis, Erossyan Freda Adityawan menambahkan, pihaknya melibatkan Polres Ciamis, TNI dari Kodim 0613/Ciamis, serta BNN Kabupaten Ciamis untuk memperkuat pengawasan dan sinergitas dalam memerangi narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Sejumlah petugas, kata dia, dibagi untuk memudahkan proses penggeledahan tempat, terutama yang menjadi prioritas pemeriksaan yakni kamar warga binaan.
"Setiap petugas telah kami bagi sesuai titik penggeledahan masing-masing agar kegiatan dapat berjalan optimal, dan tepat sasaran," katanya.
Ia menyampaikan, selain pemeriksaan ruang, selanjutnya melakukan tes urine terhadap warga binaan maupun seluruh petugas Lapas Ciamis sebanyak 285 orang yang hasilnya semua negatif.
Selain negatif hasil tes urine, kata dia, hasil penggeledahan kamar warga binaan juga tidak ditemukan barang terlarang, khususnya narkoba.
"Tidak ditemukan adanya barang terlarang dalam penggeledahan kamar hunian warga binaan, selain itu, seluruh peserta yang mengikuti tes urine, baik petugas maupun warga binaan dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.