Bandung (ANTARA) - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menekankan kewaspadaan bagi wisatawan seiring kondisi puncak musim hujan yang masih berlangsung.
Kepala Disparekraf Kabupaten Bandung, Wawan A. Ridwan, dalam keterangan yang diterima di Bandung, Sabtu, mengatakan kondisi cuaca menjadi hal yang perlu diperhatikan saat berkunjung ke destinasi wisata.
“Yang perlu diwaspadai oleh wisatawan sampai sekarang di April ini kan puncak-puncaknya hujan,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi berpotensi menimbulkan gangguan di sejumlah kawasan wisata sehingga perlu diwaspadai oleh wisatawan
“Volume hujan berpotensi menimbulkan gangguan yang perlu diwaspadai oleh wisatawan pada saat datang ke wilayah Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Menurut dia, kejadian di lapangan seperti pohon tumbang di beberapa tempat wisata juga sempat terjadi dan menjadi perhatian.
“Kemarin di Rahong ada beberapa pohon tumbang, kemudian ada kendaraan yang tertimpa,” kata dia.
Meskipun demikian, Disparekraf juga tetap menargetkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bandung pada peridoe beberapa bulan ke depan.
“Nah, yang penting adalah bagi kami adalah peningkatan. Peningkatan wisatawan yang datang,” ujarnya.
Pihak Disparekraf juga menekankan pentingnya peningkatan aksesibilitas di destinasi wisata guna menunjang kenyamanan wisatawan.
“Aksesibilitas ini kan tidak hanya bicara jalan, infrastruktur. Termasuk mungkin konektivitas internet,” ujarnya.
Ia menyebut masih terdapat titik di sejumlah kawasan wisata yang memiliki keterbatasan jaringan dan perlu dibenahi untuk mendukung kemudahan layanan bagi wisatawan.
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Akbar Nugroho Gumay
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.