Cimahi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Jawa Barat, memperkuat upaya mitigasi bencana dengan menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menekan risiko dampak bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi Fithriandy Kurniawan di Cimahi, Rabu, menekankan bahwa kunci keberhasilan mitigasi terletak pada penguatan kemandirian masyarakat.

“Mitigasi harus dilakukan sejak dini, tidak bisa lagi menunggu bencana terjadi. Perlu perencanaan yang terukur dan melibatkan masyarakat secara langsung,” ujarnya.

Upaya tersebut, kata dia, dilakukan melalui pembekalan masyarakat, mulai dari pemahaman pencegahan, kesiapsiagaan, hingga penanganan darurat, serta penyusunan jalur evakuasi.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk aktif menjaga lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan, melakukan penghijauan, serta memastikan kesiapan titik kumpul di wilayah masing-masing.

Sebagai penguatan mitigasi berbasis teknologi, Pemkot Cimahi juga menghadirkan inovasi digital Kandaga atau Kanal Dokumen Administrasi Terintegrasi yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi.

"Aplikasi ini berfungsi sebagai 'brankas digital' untuk menyimpan dokumen penting seperti identitas kependudukan dan ijazah dalam bentuk digital," tambahnya.

Ia menyebut Kandaga dapat diakses secara gratis, dilengkapi sistem keamanan dan pengaturan hak akses, serta menjadi solusi untuk meminimalkan kehilangan dokumen penting saat bencana terjadi.

Dengan kombinasi peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dan pemanfaatan teknologi, Pemkot Cimahi menargetkan pengurangan risiko bencana serta dampak yang ditimbulkan di masa mendatang.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026