Bandung (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat Komisi V mengapresiasi kinerja petugas gabungan di kawasan Nagreg yang dinilai menunjukkan peningkatan signifikan dalam melayani arus mudik Lebaran 2026.

Anggota DPRD Jawa Barat, Humaira Zahrotun Noor, dalam keterangannya di Bandung, Minggu, menyebut kesiapan petugas gabungan mengalami perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi pengaturan maupun respons petugas di lapangan.

“Yang jelas sekarang ini jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu dan sesuai dengan harapan kami,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa sistem pengaturan lalu lintas yang diterapkan saat ini terlihat lebih tertata dan responsif dalam mengantisipasi kepadatan kendaraan yang melintas di jalur tersebut.

Menurutnya, pola pengamanan dan pengaturan yang dilakukan petugas mampu meminimalisasi potensi kemacetan, terutama pada titik-titik rawan yang selama ini menjadi perhatian saat musim mudik.

Dirinya juga menjelaskan bahwa kondisi lalu lintas di sekitar kawasan Nagreg terpantau lebih terkendali dan tidak mengalami lonjakan kemacetan signifikan seperti yang kerap terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, yang kami pantau saat ini sudah sesuai harapan. Lonjakan bisa diatasi lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan, peningkatan tersebut tidak terlepas dari kesiapan petugas di lapangan dalam menjalankan tugasnya selama arus mudik dan balik Lebaran, termasuk koordinasi antarinstansi yang dinilai semakin solid.

Selain itu, optimalisasi fungsi pospam juga dinilai turut berkontribusi dalam menjaga kelancaran arus kendaraan, khususnya dalam memberikan pelayanan serta pengaturan lalu lintas secara cepat dan tepat.

“Kalau dari yang kami lihat, sistem seperti ini sangat membantu dalam mengatasi kemacetan lalu lintas dengan cepat,” ucapnya.

Ia berharap kinerja positif tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada momentum arus mudik berikutnya guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026