Garut (ANTARA) - Meski pelayanan kesehatan selama musim mudik 2026 dinilai sukses, Anggota DPRD Jabar Aten Munajat mengingatkan agar standar pelayanan optimal tidak hanya berhenti di momen Lebaran.
Aten menegaskan kesehatan adalah layanan dasar yang wajib dipenuhi secara berkelanjutan bagi seluruh warga.
"Pelayanan kesehatan selama arus mudik Lebaran tahun ini berjalan dengan lancar," kata Aten di Kabupaten Garut, Jabar, Minggu.
Ia menuturkan Komisi V DPRD Jabar yang salah satunya membidangi kesehatan terus intens melakukan pengawasan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan selama libur atau arus mudik dan balik Lebaran.
Petugas kesehatan, kata dia, tidak hanya siap siaga di setiap pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas, tetapi juga membuka posko untuk lebih dekat dan cepat melayani masyarakat, terutama pemudik.
"Hal ini patut kita syukuri bersama," katanya.
Ia menyampaikan jajaran Komisi V DPRD Jabar juga turun langsung ke lapangan mengecek sejumlah pelayanan kesehatan termasuk posko kesehatan yang berada di jalur mudik, dan semuanya sudah siap siaga.
Pelayanan kesehatan yang cukup baik bagi masyarakat itu, menurut dia, tentunya karena kerja sama lintas sektoral, dan tersedianya peralatan medis, juga tenaga medis yang memadai.
"Alhamdulillah, kesiapsiagaan tenaga medis, ketersediaan fasilitas kesehatan, serta koordinasi lintas sektor yang baik menjadi kunci utama dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat," katanya.
Namun demikian, kata Aten, upaya memberikan pelayanan yang optimal tidak hanya saat momentum Lebaran, tetapi juga terus berkelanjutan karena kesehatan merupakan pelayanan dasar yang harus dipenuhi semua lapisan masyarakat.
Termasuk musim mudik Lebaran tahun depan, kata dia, pelayanan kesehatan harus lebih ditingkatkan agar pemudik merasa lebih nyaman, aman, dan terlindungi selama perjalanan mudik.
"Kita tetap perlu meningkatkan kewaspadaan dan kualitas layanan ke depan agar setiap pemudik dapat merasa aman, nyaman, dan terlindungi kesehatannya sepanjang perjalanan," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.