Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, tetap menyiagakan petugas selama 24 jam untuk memantau arus kendaraan pada masa arus balik Lebaran 2026 khususnya di Jalur Pantai Utara (Pantura), meski arus kendaraan menuju Jakarta mulai melandai.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo di Cirebon, Kamis, mengatakan pemantauan tersebut dilakukan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang melibatkan TNI, Polri, BPBD, serta tenaga kesehatan.

Ia menyebutkan, sinergisitas lintas instansi tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, serta memberikan rasa aman bagi para pemilir yang melintas di wilayah Kota Cirebon.

“Berkomitmen dengan Forkopimda tentunya ada TNI, Polri, BPBD dan lain sebagainya sampai dengan kesehatan. Jadi kita sampai 24 jam untuk bisa memantau arus kendaraan,” katanya.

Menurut dia, petugas disiagakan di sejumlah titik strategis guna mengatur lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan selama periode arus balik.

Ia menuturkan kondisi lalu lintas, pada musim mudik dan arus balik Lebaran tahun ini di wilayah Kota Cirebon terpantau relatif lancar.

Oleh karena itu, pemerintah daerah tidak perlu menerapkan rekayasa lalu lintas tambahan untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama.

“Bahkan di tahun ini juga rekayasa lalu lintas tidak dilakukan oleh Pemerintah Kota Cirebon karena semuanya lancar,” ujarnya.

Edo mengatakan kelancaran arus kendaraan tersebut tidak terlepas dari kesiapan petugas, yang berjaga di berbagai titik pengaturan lalu lintas.

Menurut dia, setiap titik strategis telah ditempatkan petugas yang bertugas mengatur arus kendaraan dan membantu pemudik apabila diperlukan.

“Di setiap titik ada petugasnya, di setiap titik ada yang mengatur, alhamdulillah lancar,” katanya.

Sementara itu, salah seorang pemilir asal Brebes, Jawir, mengaku perjalanan yang ditempuhnya melalui Jalur Pantura menuju Bekasi berlangsung lancar tanpa hambatan berarti.

Ia mengatakan, berangkat dari Brebes sekitar pukul 10.00 WIB pada Kamis, dan sempat berhenti sejenak di Kota Cirebon untuk beristirahat.

“Jalur Pantura tidak macet. Saya berangkat dari pukul 10.00 Sekarang berteduh dulu di Cirebon, pukul 11.47 WIB,” ujarnya.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026