Bandung (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mencatat sebanyak 76.336 kendaraan melintas di kawasan Nagreg menuju arah Bandung hingga pukul 15.00 WIB pada periode arus balik Lebaran tahun ini.

Pejabat Humas Dishub Kabupaten Bandung Eric A. Prabowo di Bandung, Selasa, mengatakan bahwa angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas kendaraan di jalur selatan yang menjadi salah satu titik utama perlintasan pemudik dari wilayah timur menuju Bandung.

“Untuk arah Bandung di Nagreg hingga saat ini tercatat sebanyak 76.336 kendaraan, dengan rincian 44.643 sepeda motor dan 31.122 mobil,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pada hari sebelumnya jumlah kendaraan yang melintas menuju arah Bandung dalam kurun waktu 24 jam mencapai 148.266 unit di jalur tersebut, yang menunjukkan adanya penurunan volume kendaraan secara bertahap pada hari ini.

Sementara itu, arus kendaraan yang bergerak menuju arah Tasikmalaya juga terpantau tinggi dengan total 48.419 kendaraan hingga periode yang sama.

“Untuk arah Tasikmalaya tercatat sebanyak 48.419 kendaraan,” ujarnya.

Eric menambahkan, secara keseluruhan volume kendaraan pada periode arus mudik dan balik tahun ini menunjukkan tren peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, terutama pada jalur selatan yang menjadi favorit pemudik.

“Terjadi peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga kami memprediksi puncak arus masih akan berlangsung dalam waktu dekat,” katanya.

 

Sementara itu, dalam pantauan di lapangan, pihak kepolisian mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas pada siang hari dengan menahan arus kendaraan dari arah Nagreg menuju Tasikmalaya guna mengurai kepadatan dari arah timur menuju Bandung.

Kebijakan tersebut dilakukan secara situasional menyesuaikan volume kendaraan yang terus bergerak dinamis.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dishub: 76.336 kendaraan melintasi Nagreg arah Bandung hingga sore H+3

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026