Tasikmalaya (ANTARA) - Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota, Jawa Barat, memberangkatkan sebanyak 114 orang menggunakan dua bus dalam program mudik gratis Hari Raya Idul Fitri untuk membantu masyarakat dengan kota tujuan Yogyakarta, dan Solo, Jawa Tengah.
"Total ada 114 orang dengan tujuan Solo, dan rata-rata banyak orang Jawa," kata Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto saat pelepasan dua bus yang memberangkatkan pemudik dari Tasikmalaya dalam program Mudik Gratis di Kota Tasikmalaya, Selasa.
Ia menuturkan, mudik gratis tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri dalam rangka membantu masyarakat yang ingin pulang kampung secara gratis.
Tujuan lain dari kegiatan itu, kata dia, bagian dari rangkaian Operasi Ketupat Lodaya 2026 sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dan meminimalisasi kemacetan juga risiko kecelakaan di jalan.
"Ini merupakan bentuk layanan kami terhadap masyarakat dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026 hari kelima, semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Ia menyampaikan, program mudik tersebut disambut antusias dari masyarakat yang selama ini merantau di Tasikmalaya dan hendak ingin pulang kampung saat Lebaran ke daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Masyarakat yang ikut dalam program mudik gratis itu, kata dia, difasilitasi transportasi berupa bus yang aman, nyaman, dan diharapkan selamat sampai tujuan bertemu dengan keluarga.
"Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sehingga mudik tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh kebahagiaan," katanya.
Ia menambahkan, saat ini Polres Tasikmalaya menyediakan dua bus dengan kuota penumpang sebanyak 114 orang, ke depan diharapkan kuotanya bisa lebih banyak lagi untuk membantu masyarakat dan meminimalisasi risiko perjalanan mudik.
"Bagaimana slogan 'mudik aman keluarga bahagia' sehingga mereka sampai tujuan. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak lagi," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026