Tasikmalaya (ANTARA) - Kepolisian Resor Tasikmalaya menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga lebih terjangkau dan sekaligus upaya membantu pemerintah dalam mengendalikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Gerakan Pangan Murah kedua kalinya ini memang dirancang untuk memastikan masyarakat mendapatkan harga di bawah rata-rata pasar," kata Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama saat menggelar GPM di halaman Masjid Agung Baiturrohman, Singaparna, Tasikmalaya, Jumat.

Ia menuturkan, kegiatan tersebut merupakan kedua kalinya yang pertama saat awal Ramadhan dan saat ini menjelang Hari Raya Lebaran untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok masyarakat dengan harga murah.

Program tersebut, kata dia, merupakan kolaborasi strategis antara Polres Tasikmalaya dengan Perum Bulog, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas harga di pasaran.

"Niat baik kita semua di sini untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat agar tidak ada lonjakan harga saat Lebaran nanti," katanya.

Ia menyebutkan sejumlah harga pangan pokok yang dijual memiliki selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan harga di pasar tradisional seperti daging sapi Rp140 ribu per kg yang lebih murah dibandingkan di pasaran mencapai Rp180 ribu per kg.

Selanjutnya harga beras dijual Rp11.500 per kg, dari harga rata-rata di pasaran Rp14.000 sampai Rp15.000 per kg, minyak goreng, gula, telur, dan sejumlah komoditas pangan lainnya dijual lebih murah.

"Ada tujuh komoditas utama yang disediakan, mulai dari beras, gula, tepung terigu, telur, daging sapi, daging ayam, hingga sayuran segar," katanya.

Ia menambahkan, kepolisian bersama instansi lainnya juga sudah melakukan pemantauan ke pasar tradisional untuk mengecek ketersediaan dan harga pangan di pasaran, hasilnya dalam kondisi stabil.

"Secara umum pasokan stabil dan mencukupi," katanya.

Salah seorang warga yang belanja di GPM, Nina (48) mengatakan, senang adanya kegiatan tersebut karena bisa belanja kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.

"Harganya jauh lebih murah daripada di pasar, jadi ini sangat membantu," katanya.

 



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026