Tasikmalaya (ANTARA) - Kepolisian Resor Tasikmalaya menyiagakan pos dan personel untuk bergerak cepat melakukan penanganan di jalur mudik maupun wisata yang menjadi kawasan rawan bencana alam di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
"Ada dua pos untuk kita laksanakan antisipasi bencana alam maupun bencana laut, jadi semuanya personel siaga di sana, dari semua instansi kita gabungan di sana," kata Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama saat gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Tasikmalaya, Kamis.
Ia menuturkan, Polres Tasikmalaya sudah menyiapkan 650 personel gabungan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 untuk mengatur dan pengamanan arus lalu lintas di jalur mudik, dan juga pos siaga bencana alam.
Ia menyebutkan, dua pos siaga bencana alam itu berada di satu titik wilayah Tapal Kuda sebagai jalur utama Bandung-Garut, dan satu pos di Pesanggrahan wilayah selatan Tasikmalaya untuk antisipasi dan penanganan kecelakaan laut.
"Sudah, jadi untuk 'black spot', 'trouble spot', titik untuk bencana alam, sudah kita antisipasi semuanya," katanya.
Ia menyampaikan, sejumlah peralatan yang memadai untuk penanganan bencana alam seperti di jalur mudik disiapkan alat berat yang siap digunakan untuk membersihkan material longsoran tanah.
Begitu juga peralatan untuk penanganan kecelakaan laut, kata dia, juga sudah disiapkan seperti perahu, dan personel khusus penyelamatan pantai, maupun tim medis.
"Untuk yang bencana alam maupun bencana laut kita siapkan semua, jadi semuanya 'ready' di dua titik tadi," katanya.
Ia menyampaikan operasi pengamanan jalur mudik maupun rawan bencana alam akan berlangsung selama 13 hari ke depan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mudik maupun berwisata saat libur Idul Fitri.
"Tujuannya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan mudik hingga kembali lagi setelah Lebaran," katanya.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Roni Akhmad Sahroni yang hadir dalam gelar pasukan tersebut menambahkan, pemerintah daerah siap mendukung operasi kemanusiaan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat Hari Raya Idul Fitri.
"Koordinasi terus kami lakukan dengan berbagai pihak agar pelayanan kepada masyarakat, terutama para pemudik bisa berjalan dengan baik," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026