Garut (ANTARA) - Bupati Garut Abdusy Syakur Amin terus mendorong Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lebih mengoptimalkan pemanfaatan bahan baku lokal untuk setiap menu yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sehingga bisa memberikan dampak terhadap ekonomi kepada masyarakat.

"Ini yang menurut saya belum begitu baik, masih banyak keluhan bahwa SPPG mengambil bahan bakunya bukan dari masyarakat sekitar, melainkan dari tempat lain," kata Bupati saat Rapat Koordinasi Program MBG tingkat kabupaten di Garut, Rabu.

Ia menuturkan MBG merupakan program strategis nasional untuk memberikan dampak nyata memenuhi kebutuhan gizi dan kesehatan anak.

Selain tujuan utama memperbaiki status gizi anak, kata dia, program MBG telah memberikan dampak untuk penyerapan tenaga kerja dan tumbuhnya ekonomi lokal.

"Terkait dengan MBG ini, jadi kita semua tahu bahwa ini adalah salah satu program, program strategis nasional yang menurut saya memiliki dampak yang sangat baik," katanya.

Ia berharap dampak positif dari program itu bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Garut dengan mengandalkan pasokan untuk menu MBG dari wilayah sekitar atau dari petani maupun pedagang setempat.

Meski kenyataan di lapangan, kata dia, barang pangan masih mendatangkan dari luar daerah karena pertimbangan ketersediaan barang lokal terbatas, namun masalah itu diharapkan segera diatasi untuk memenuhi kebutuhan SPPG di Garut.

"Saya paham ada pertimbangan efisiensi, lebih mudah mengambil dari tempat lain, namun hal ini harus segera ditangani, jangan sampai dibiarkan karena akan menjadi hal-hal yang bisa berdampak di kemudian hari," katanya.

Ia menyampaikan, Pemkab Garut akan mengambil langkah strategis untuk mengatur rantai pasok agar SPPG wajib memprioritaskan komoditas lokal, tujuannya agar perputaran uang dari program nasional dapat dirasakan langsung masyarakat Garut.

Bupati juga menginstruksikan penguatan komunikasi antara Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG dengan dinas terkait untuk memastikan kelayakan dan standar gizi makanan, kemudian menjaga kebersihan dan penanganan sampahnya, serta layanan komunikasi maupun pelaporan apabila ada kendala di lapangan.

"Saya mengajak semua pihak untuk dapat menyukseskan program MBG ini agar bisa memberikan dampak yang positif terhadap kondisi sosial, ekonomi, kesehatan, dan pemerataan pembangunan," katanya.



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026