Cirebon (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Jawa Barat, memastikan paket bantuan pangan yang akan disalurkan kepada masyarakat untuk Lebaran 2026 di daerahnya dalam kondisi layak konsumsi sehingga bisa segera didistribusikan.

Kepala DKP3 Kota Cirebon Elmi Masruroh di Cirebon, Selasa, mengatakan pihaknya telah melakukan uji kualitas serta pengecekan kuantitas terhadap komoditas bantuan sebelum didistribusikan kepada penerima bantuan pangan (PBP).

“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kualitas dan jumlah bantuan yang akan diterima masyarakat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” katanya.

Untuk komoditas beras, kata dia, pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan metode organoleptik, yakni pengujian yang memanfaatkan pancaindra untuk menilai kondisi fisik beras.

Menurut dia, hasil pengecekan secara organoleptik menunjukkan bahwa beras yang akan disalurkan dalam kondisi baik dan layak konsumsi.

“Beras ini juga merupakan produksi dalam negeri, bukan beras impor,” katanya.

Ia menyebutkan, beras yang disiapkan, merupakan hasil panen tahun 2025 sehingga masih tergolong baru dan memiliki kualitas yang baik.

Selain memastikan kualitas, DKP3 juga melakukan pengecekan terhadap kuantitas beras dengan menimbang langsung setiap karung bantuan.

“Setiap karung beras berisi 10 kilogram sesuai standar. Kami memastikan jumlahnya tepat sebelum disalurkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Elmi menuturkan pengecekan serupa, dilakukan terhadap minyak goreng merek Minyakita yang akan disalurkan kepada para penerima.

Pihaknya melakukan pengujian volume menggunakan gelas ukur, untuk memastikan isi minyak goreng dalam kemasan sesuai dengan yang tertera pada label.

“Minyak goreng yang disiapkan ada dalam kemasan 1 liter dan 2 liter. Semuanya kami cek menggunakan alat ukur untuk memastikan volumenya sesuai,” katanya.

Ia mengemukakan seluruh paket bantuan pangan tersebut, berasal dari cadangan pangan pemerintah pusat yang disalurkan melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).

“Dalam pelaksanaannya, Bapanas menugaskan Perum Bulog untuk mendistribusikan komoditas bantuan berupa beras serta minyak goreng merek Minyakita kepada masyarakat penerima,” katanya.

Elmi merinci secara keseluruhan jumlah PBP di Kota Cirebon pada 2026 mencapai 35.031 keluarga, yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada kategori desil satu hingga desil empat.

"Bantuan tersebut, direncanakan mulai disalurkan setelah Idul Fitri melalui masing-masing kelurahan dengan target penyelesaian hingga akhir April 2026," ucap dia.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026