Cianjur (ANTARA) - Insiden tabung gas meledak Cianjur kembali terjadi saat warga Kampung Kayumanis, Kecamatan Pacet, sedang menyiapkan santap sahur pada Senin dini hari. Ledakan gas 3kg Cianjur yang cukup dahsyat tersebut mengakibatkan dua warga mengalami korban luka bakar Cianjur hingga 36 persen dan harus dilarikan ke RSUD Cimacan.
Dirut RSUD Cimacan Agung Dharma Putra memastikan para korban kini mendapat penanganan intensif, sementara info Cianjur hari ini menyebutkan ledakan tersebut juga menghancurkan dua bangunan rumah milik warga setempat di wilayah Pacet.
Rumah Sakit Umum Daerah Cimacan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat dua orang korban kebakaran warga Kampung Kayumanis, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, mendapat penanganan medis atas luka bakar yang diderita akibat tabung gas meledak.
Dirut RSUD Cimacan Agung Dharma Putra di Cianjur, Senin, mengatakan kedua pasien atas nama Eros (32) dan Neneng (15) datang dalam kondisi luka bakar cukup serius, sehingga langsung ditangani sejumlah tenaga medis dan tenaga kesehatan.
"Saat ini keduanya mendapatkan penanganan intensif dari petugas dengan harapan kondisinya terus membaik karena keduanya mengalami luka bakar cukup parah antara 20 sampai 30 persen di sekujur tubuhnya," kata dia.
Dia menjelaskan pasien Eros mengalami luka bakar derajat I hingga IIB pada beberapa bagian tubuh, meliputi wajah, leher, kedua lengan bawah, paha, dan kedua tungkai dengan luas luka bakar sekitar 23 persen.
Sedangkan Neneng mengalami luka bakar derajat I hingga IIA dengan luas luka bakar sekitar 36 persen dari total permukaan tubuh (TBSA) serta diduga mengalami trauma inhalasi.
"Saat ini keduanya masih dalam pemantauan intensif tim dokter bedah dan anestesi, kami akan terus memberikan penanganan terbaik sesuai standar pelayanan medis terhadap korban," katanya.
Sementara Camat Pacet Neng Didi, mengatakan luka bakar yang diderita kedua orang korban berawal dari tabung gas 3 kilogram yang hendak dipakai memasak untuk kebutuhan sahur tiba-tiba meledak, sehingga merusak dua bangunan yang letaknya bersebelahan.
Bunyi ledakan yang cukup kencang membuat rumah tiga lantai milik Ahmad Rudi rusak berat dan puing reruntuhan bangunan menimpa satu rumah yang letaknya berdekatan sehingga pemilik rumah mengalami luka sedang karena tertimpa bangunan yang ambruk.
"Korban luka bakar terdiri dari dua orang Eneng (15) dan Eros (32) dibawa ke RSUD Cimacan, sedangkan Nurhikmah terluka di bagian kaki akibat tertimpa puing juga dibawa ke rumah sakit," katanya.
Untuk memastikan penyebab meledak-nya tabung gas masih dalam penyelidikan petugas gabungan, sedangkan pemilik rumah untuk sementara waktu diminta mengungsi guna mengantisipasi hal tidak tidak diinginkan.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.