Bandung (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Bandung, Jawa Barat, menyiagakan sebanyak 1.333 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 2026 di wilayah Kabupaten Bandung.

Kapolresta Bandung Komisaris Besar Polisi Aldi Subartono dalam keterangannya di Bandung, Minggu, mengatakan pengerahan personel tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman selama masa mudik Lebaran.

"Kami mengerahkan 1.333 personel gabungan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mudik maupun yang tidak melaksanakan mudik Lebaran," katanya.

Ia mengatakan kepolisian telah melakukan pemetaan terhadap jalur utama dan jalur alternatif yang akan dilalui para pemudik di wilayah Kabupaten Bandung.

Pemetaan tersebut mencakup sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan serta lokasi rawan kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

"Kami juga akan mendirikan Pos Terpadu di Nagreg dengan nama Kampung Kaheman agar pengamanan jalur mudik lebih efektif," ujarnya.

Ia menjelaskan lokasi tersebut dipilih karena kawasan Nagreg menjadi salah satu jalur mudik paling padat yang menghubungkan wilayah Jawa Barat dengan Jawa Tengah.

Selain pos terpadu tersebut, Polresta Bandung juga menyiapkan sebanyak 12 titik pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bandung.

Di setiap pos pengamanan tersebut disiapkan sejumlah fasilitas pendukung seperti tempat istirahat pemudik, ambulans dengan tenaga medis, serta layanan tambahan bagi masyarakat.

"Kami juga menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang mudik di Mako Polresta Bandung maupun di seluruh Polsek," katanya.

Ia menambahkan layanan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang meninggalkan rumah selama mudik Lebaran.

Kapolresta juga mengimbau masyarakat yang akan mudik untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026