Tasikmalaya (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tasikmalaya siap membangun Posko Ramah Pemudik di 35 masjid yang menjadi daerah perlintasan pemudik untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat perjalanan mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M.
"Posko ini terbagi dalam dua kategori yakni posko inisiatif mandiri masyarakat, dan posko yang berkolaborasi langsung dengan Kementerian Agama," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Patoni kepada wartawan di Tasikmalaya, Jumat.
Ia menuturkan, Kemenag Tasikmalaya siap mendukung pemerintah daerah maupun lembaga terkait lainnya untuk mensukseskan pengamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat pada musim arus mudik Hari Raya Lebaran 2026.
Bentuk dukungan yang diberikan, kata dia, salah satunya memanfaatkan keberadaan 35 masjid di jalur strategis Kabupaten Tasikmalaya yang fungsinya tidak hanya untuk melayani tempat ibadah bagi umat Islam, tapi juga tempat nyaman bagi pemudik.
"Titik-titik ini tersebar di wilayah krusial seperti Ciawi, Kadipaten, Rajapolah, Salawu, Manonjaya, hingga Cipatujah," katanya.
Ia menyebutkan masjid yang dipilih itu lokasinya memiliki akses langsung atau dekat dengan jalan raya kabupaten maupun jalan provinsi di wilayah Tasikmalaya.
Ia berharap pelayanan ini sebagai bentuk kepedulian masyarakat umum Kabupaten Tasikmalaya sekaligus jajaran dari Kemenag untuk mendapatkan amal kebaikan di bulan suci Ramadhan.
"Kami menggerakkan seluruh lini, mulai dari Kepala KUA, kepala madrasah negeri dan swasta, hingga para penyuluh, tak ketinggalan, ormas kepemudaan, dan keagamaan," katanya.
Ia menambahkan, keberadaan masjid di jalur mudik itu menjadi tempat yang paling nyaman, tenang, aman bagi pemudik yang kelelahan melakukan perjalanan untuk pulang kampung maupun nanti saat arus balik.
Posko tersebut, kata dia, nantinya akan dibuatkan tempat istirahat yang nyaman, layanan informasi jalur mudik, dan membangun suasana ramah penuh dengan kekeluargaan khas warga Tasikmalaya.
"Kami ingin para pemudik yang melintasi wilayah Tasikmalaya merasa disambut dan diayomi," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026