Cianjur (ANTARA) - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, membuka pos khusus penitipan kendaraan bagi warga yang hendak mudik serta menitipkan pengawasan rumah selama ditinggal pulang kampung dengan cara melapor pada petugas.    

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi di Cianjur, Selasa, mengatakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Cianjur yang akan merayakan lebaran di kampung halamannya masing-masing dapat menitipkan kendaraan dan pengawasan rumah pada petugas. 

Bahkan masyarakat dapat menitipkan kendaraan karena tidak dibawa pulang ke kampung halaman di 23 pos pelayanan dan pengamanan yang didirikan mulai dari wilayah utara hingga selatan Cianjur pada satu pekan menjelang lebaran.  

"Ketika ditinggal mudik tentunya sangat berisiko meninggalkan kendaraan di rumah tanpa ada yang mengawasi, sehingga kami dirikan posko khusus untuk penitipan kendaraan dan pengawasan rumah yang ditinggal mudik," katanya.

Petugas melakukan patroli ditingkatkan ke sejumlah perkampungan dan perumahan yang warganya menitipkan pengawasan selama musim mudik lebaran, sehingga warga dapat dengan tenang merayakan lebaran di kampung halamannya masing-masing.  

Penjagaan kendaraan dan rumah yang ditinggal mudik akan dilakukan selama 24 jam oleh petugas secara bergantian, termasuk penitipan kendaraan dapat dilakukan di masing-masing Polsek yang dekat dengan rumah warga.  

"Rumah yang kosong ditinggal mudik juga silakan laporkan karena kalau tidak diinformasikan, kami tidak tahu mana saja yang kosong, sehingga petugas patroli dapat mencegah berbagai tindak kriminal selama ditinggal mudik," katanya.

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, mengatakan menjelang musim mudik lebaran 2026, Pemkab Cianjur memperbaiki beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan sehingga dapat dilalui pemudik dengan aman dan nyaman mulai dari utara hingga selatan.

Bahkan sepanjang jalur utama yang dinilai masih minim lampu penerangan akan diperbaiki dan ditambah guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat khususnya pemudik yang melintas.

"Kami akan menambah ketika ada Penerangan Jalan Umum yang rusak atau mati di sejumlah titik, sehingga seluruh jalur yang dilalui terang saat malam sehingga pengendara dapat melintas dengan aman dan nyaman," katanya.
 



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026