Kota Bandung (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Besar Bandung mendalami kasus tewasnya seorang pelajar yang diduga menjadi korban begal di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan pihaknya menerima laporan penemuan jasad korban dan langsung melakukan proses evakuasi serta penyelidikan awal di lokasi kejadian.
“Indikasinya seperti itu, tapi kami masih melakukan penyelidikan,” kata Anton di Bandung, Rabu.
Anton menuturkan korban merupakan pelajar laki-laki warga Cibeunying Kaler. Berdasarkan keterangan keluarga, korban pada Sabtu malam (21/2) berpamitan untuk pergi memancing.
Namun hingga keesokan harinya, korban tidak dapat dihubungi. Pada Minggu (22/2) korban ditemukan meninggal dunia di selokan atau kolam air di sekitar lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, setelah dilakukan evakuasi, petugas menemukan beberapa luka pada tubuh korban, terutama di bagian dada yang mengindikasikan adanya dugaan tindak pidana.
Anton mengatakan pihaknya juga telah mengidentifikasi korban dan berkomunikasi dengan pihak keluarga. Orang tua korban diketahui telah membuat laporan resmi ke kepolisian, sehingga kasus tersebut kini dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap pelaku.
Dari hasil penyelidikan sementara, korban diketahui membawa kendaraan bermotor saat pergi. Namun usai kejadian barang milik korban belum ditemukan, yakni sepeda motor, telepon genggam, serta alat pancing.
“Jadi ada indikasi memang barang ini hilang,” ujar Anton.
Saat ini kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri barang milik korban yang hilang, serta mendalami kemungkinan motif tindak kejahatan dalam peristiwa tersebut.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polrestabes Bandung dalami kasus pelajar tewas diduga korban begal
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.