Tasikmalaya (ANTARA) - Kepolisian Resor Tasikmalaya melibatkan komunitas ojek online (ojol) untuk menjadi mitra dalam berperan aktif menjaga keamanan, dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sehingga tercipta kenyamanan publik di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Rekan-rekan ojol adalah mitra penting Polri. Kami berharap komunikasi ini terus terjalin agar keamanan, dan ketertiban di Kabupaten Tasikmalaya senantiasa terjaga," kata Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama saat menggelar pertemuan dengan komunitas "ojol" di Tasikmalaya, Jumat.

Ia menuturkan, sinergitas dengan komunitas "ojol" di Tasikmalaya itu sebagai tindak lanjut program menjaga keamanan dengan tema "Sauyunan Jaga Lembur".

Komunitas "ojol" di Tasikmalaya, kata dia, memiliki peran strategis untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban bagi masyarakat karena selama ini mereka tersebar berada di ruang pubik.

Ia menyampaikan, mobilisasi para ojek itu cukup tinggi yang tidak hanya di wilayah perkotaan, tapi sampai ke pelosok daerah, sehingga keberadaannya efektif untuk menjadi mitra dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan.

"Melalui program Sauyunan Jaga Lembur ini, kita ingin membangun sinergi yang kuat," katanya.

Ia mengatakan, untuk menjaga keselamatan kerja pengendara yang tergabung dalam komunitas "ojol" itu diberi bantuan berupa jaket rompi khusus sebagai identitas mitra Polres Tasikmalaya.

Selain jaket juga diberi bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian Polres Tasikmalaya untuk meringankan beban kebutuhan hidup komunitas "ojol".

Ia berharap pertemuan dengan komunitas "ojol" menjadi ruang diskusi untuk mendengar segala aspirasinya terkait situasi keamanan dan hambatan di jalanan, sehingga tercipta keharmonisan Polri dengan masyarakat.

"Harapan kami, rekan-rekan 'ojol' merasa memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan atau 'lembur' kita sendiri, jika ada hal yang mencurigakan, segera komunikasikan dengan kami," katanya.

 



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026