Cimahi (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kantor Wilayah Kota Cimahi, Jawa Barat, menyatakan seluruh kuota haji tahun 2026 di wilayahnya terserap maksimal sehingga sebanyak 576 calon jemaah haji asal Kota Cimahi siap diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini.

Kepala Kanwil Kemenhaj Kota Cimahi Nandang Rahayu di Cimahi, Kamis, mengatakan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) bahkan melebihi 100 persen karena jemaah cadangan turut melakukan pelunasan.

“Untuk di Cimahi alhamdulillah pelunasan lebih dari 100 persen karena jatah cadangan banyak yang melunasi. Siap diberangkatkan dan sudah memenuhi syarat istitha'ah,” katanya.

Seluruh calon jemaah tersebut telah melunasi BPIH 2026 sebesar Rp91.774.481, dengan rincian nilai manfaat Rp33.215.559 dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) yang dibayar jemaah sebesar Rp58.559.022.

Jumlah kuota haji Kota Cimahi tahun ini meningkat dibandingkan 2025 yang sebanyak 525 orang karena dipengaruhi kebijakan baru pendistribusian dari Kemenhaj dengan sistem daftar tunggu nasional yang disamaratakan di seluruh provinsi.

Dengan kebijakan itu, calon jemaah haji yang diberangkatkan tahun ini merupakan pendaftar tahun 2013 hingga awal 2014. Keberangkatan tidak lagi didasarkan pada proporsi jumlah penduduk Muslim di suatu daerah.

“Sekarang berdasarkan daftar saat keberangkatan, bukan berdasarkan penduduk Muslim. Yang diberangkatkan tahun 2026 itu yang daftar tahun 2013 atau 2014 awal,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut membuat kuota haji setiap daerah berpotensi berubah setiap tahun dan jumlah daftar tunggu jemaah haji di Kota Cimahi mencapai 27.833 orang, dengan masa tunggu yang kini dipangkas dari sekitar 30 tahun menjadi 26 tahun.

“Sekarang tiap tahun pasti beda-beda, bisa saja 2027 Kota Cimahi menurun,” kata dia.

Dari sisi persiapan, proses administrasi calon jemaah haji hampir rampung 100 persen, termasuk pembuatan paspor dan perekaman biometrik (visa bio). 

Pelaksanaan manasik haji juga telah dimulai untuk membekali jemaah dengan pemahaman teori dan praktik rangkaian ibadah sesuai syariat serta manasik bertujuan agar jemaah lebih mandiri dan khusyuk saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026