Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat mengevaluasi kondisi kendaraan dinas milik organisasi perangkat daerah (OPD) di kota tersebut setelah ditemukan banyak unit yang dinilai sudah tidak layak pakai.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo di Cirebon, Senin, mengatakan evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan dinas jabatan dan operasional berada dalam kondisi layak serta aman digunakan.
“Evaluasi hari ini dilakukan melalui pemeriksaan langsung terhadap kendaraan dinas milik OPD,” katanya.
Ia mengatakan pemeriksaan dilakukan satu per satu terhadap kendaraan pejabat eselon II dan eselon III, camat, serta kendaraan operasional lurah.
Dari hasil pengecekan, pihaknya menemukan sejumlah kendaraan dinas dengan usia pemakaian yang sudah cukup lama.
Edo menuturkan, sebagian kendaraan diketahui telah digunakan lebih dari 10 tahun dan dinilai tidak lagi memenuhi standar kelayakan operasional.
“Ada kendaraan yang usianya di atas 10 tahun, bahkan ada yang mencapai 14 tahun. Variasinya cukup banyak,” katanya.
Ia menilai kendaraan dinas dengan kondisi tersebut berpotensi menghambat kinerja OPD, terutama dalam mendukung mobilitas pelayanan kepada masyarakat.
Pemkot Cirebon, lanjut dia, akan menghitung ulang kebutuhan kendaraan dinas dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
“Opsi pengadaan kendaraan baru maupun penerapan sistem sewa akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga masih mengkaji kemungkinan penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas operasional.
Edo menambahkan penggantian kendaraan dinas pejabat eselon II dan eselon III menjadi prioritas, karena kondisinya dinilai sudah tidak layak pakai.
“Dalam pemeriksaan tersebut, kami juga memastikan seluruh kendaraan dinas telah taat pajak dan tidak memiliki tunggakan pajak kendaraan bermotor,” ucap dia.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.