Cirebon (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, menyelidiki kasus kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Ciwaringin, Cirebon, yang menyebabkan tiga korban, terdiri atas dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat.
“Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit mikro bus atau elf dengan sepeda motor, pada Minggu (18/1) kemarin,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon Iptu Mei Hadi Kusuma di Cirebon, Senin.
Ia menjelaskan saat ini, Satlantas Polresta Cirebon masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa pengemudi mikro bus serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Ia mengatakan peristiwa tersebut, terjadi saat kendaraan mikro bus melaju dari arah Ciwaringin menuju Babakan, Cirebon.
Menurut dia, mikro bus bernomor polisi E-7502-MA berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya.
Namun, ia menyebutkan pada saat mendahului, kendaraan tersebut masuk ke jalur berlawanan arah dan bertabrakan dengan sepeda motor berpelat B-4549-NHY.
“Pada saat mendahului kendaraan di depannya, mikro bus masuk ke jalur lawan sehingga terjadi tabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan,” katanya.
Hadi menyampaikan akibat benturan tersebut, sepeda motor terpental ke sisi kanan jalan, sedangkan mikro bus oleng ke kanan hingga menabrak tembok Markas Polsek Ciwaringin.
Ia menyampaikan, pengendara sepeda motor bersama satu orang penumpangnya, dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
“Satu penumpang lainnya, mengalami luka berat dan segera dievakuasi ke Rumah Sakit Sumber Waras untuk mendapatkan perawatan medis,” katanya.
Selain menimbulkan korban jiwa, kata dia, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada kedua kendaraan yang terlibat serta tembok Mako Polsek Ciwaringin.
Ia menuturkan pengendara sepeda motor yang meninggal dunia diketahui berinisial AH (17), warga Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon.
Ia mengatakan korban membonceng dua penumpang, masing-masing berinisial R (65) yang meninggal dunia dan DNN (5) yang mengalami luka berat.
“Sementara, pengemudi mikro bus diketahui berinisial SJ (39), warga Desa Tenajar Kidul, Kabupaten Indramayu,” tuturnya.
Baca juga: Polresta Cirebon merutinkan patroli cegah tawuran mulai Januari 2026
Baca juga: Polresta Cirebon bekuk 177 tersangka kasus narkoba selama setahun
Baca juga: Polresta Cirebon buka layanan penitipan kendaraan gratis saat libur Nataru
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.