Bandung (ANTARA) - PT KAI Daop 2 Bandung mencatatkan tingkat keterisian tempat duduk (okupansi) mencapai 72,4 persen, yang turut menegaskan Bumi Priangan menjadi destinasi favorit termasuk untuk wisata selama periode libur Isra Mikraj 1447 H ini.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo di Bandung, Sabtu, menjelaskan kondisi ini terlihat dari pergerakan penumpang yang cukup masif, dengan kedatangan lebih tinggi di akhir pekan ini, di mana hingga Jumat (16/1), total tiket terjual telah menembus angka 48.829 lembar dari ketersediaan 67.410 tempat duduk yang diprediksi akan terus bergerak seiring pembelian tiket go show.
Secara kumulatif selama periode 15-16 Januari 2026, pelanggan yang tiba mencapai 29.680 orang, melampaui jumlah pelanggan yang berangkat yakni sebanyak 29.020 orang.
"Kami terus mengoptimalkan kesiapan sarana dan prasarana, pelayanan petugas di stasiun maupun di atas kereta, serta pengaturan perjalanan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh penumpang. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur Isra Miraj ini," kata Kuswardojo.
Tercatat pada hari Jumat (16/1) sebanyak 14.967 pelanggan tiba di seluruh stasiun wilayah Daop 2, sedangkan pelanggan yang berangkat berjumlah 14.030 orang. Stasiun Bandung menjadi titik terpadat dengan melayani kedatangan 5.185 penumpang dan keberangkatan 4.737 penumpang, disusul Stasiun Kiaracondong dengan 3.226 penumpang berangkat dan 2.742 penumpang datang.
Selain di Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong, pergerakan penumpang lokal juga terlihat tinggi di stasiun-stasiun penyangga. Stasiun Cianjur melayani 972 penumpang berangkat dan 1.077 datang, disusul Stasiun Tasikmalaya dan Stasiun Cipatat yang juga mencatat angka ratusan hingga seribuan penumpang.
Di tengah tingginya permintaan tiket, Daop 2 Bandung menghadirkan opsi perjalanan hemat dengan pemberian potongan harga sebesar 10 persen khusus untuk Kereta Api (KA) Pasundan relasi Kiaracondong-Surabaya Gubeng (PP).
Pewarta: Ricky PrayogaEditor : Zaenal Abidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.